SuaraKaltim.id - Dalam sidak ke Pasar Klandasan jelang perayaan natal 2021 dan tahun baru 2022, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud sempat memborong dagangan ayam potong di pasar tersebut.
Orang nomor satu di Balikpapan itu diketahui membeli 20 ekor ayam potong ukaran besar seharga Rp 55 ribu per ekornya.
“Iya tadi pak Wali ambil 20 ekor ayam potong,” ujar Syaril salah seorang pedagang di pasar yang berada di Jalan Jenderal Sudirman membenarkan peristiwa tersebut, Balikpapan itu, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (23/12/2021).
Ia mengaku ada kenaikan harga ayam potong untuk ukuran besar. Yang biasanya seharga Rp 50 ribu perekor, kini jadi Rp 55-60 ribu perekor.
“Sudah tiga hari ini ada kenaikan harga,” akunya.
Hal ini bukan tanpa sebab, pasalnya harga dari peternak ayam potong juga cukup tinggi. Yakni, Rp 25 ribu perkilogram. Sementara, katanya, kalau ayam potong yang besar beratnya bisa mencapai 2 kilogram.
“Kalau sehari biasanya jual 80 ayam potong, tapi gak nentu setiap hari, kadang lebih sampai 100 ayam potong,” jelasnya.
Disinggung soal apakah ada kenaikkan penjualan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti, ia mengaku tak ada kenaikan permintaan. Alias masih sama seperti hari-hari biasanya.
“Sama aja, beda kalau mau lebaran peemintaan ayam potong akan meningkat, kalau natal dan tahun baru sama saja dengan hari-hari biasa,” tutup pria yang sudah jualan ayam potong sejak 1991 ini.
Baca Juga: Jelang Pertandingan, Ini Susunan Pemain Persis Solo Vs Persiba Balikpapan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah