Anda bisa mengonsumsi kunyit tiga kali sehari selama delapan pekan dengan mengombinasikan produk yang mengandung kurkumin dan ekstrak lada hitam guna meredakan rasa gatal.
4. Mengendalikan Gula Darah
Kunyit menjadi salah satu obat alami bagi penderita diabetes untuk mengendalikan gula darah.
Sebuah studi tinjauan terbitan tahun 2013 menunjukkan kurkumin dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Penelitian lain menunjukkan suplemen ekstrak kunyit membantu meningkatkan fungsi insulin, menstabilkan kadar gula darah, dan membuat gejala diabetes lebih mudah ditangani.
Hal ini kemudian membantu menurunkan risiko komplikasi terkait diabetes yang diakibatkan oleh peradangan. Namun, masih perlu lebih banyak uji klinis untuk memastikan manfaat kunyit untuk diabetes.
5. Menurunkan Berat Badan
Konsumsi air kunyit yang rutin dapat menjaga bentuk tubuh serta menurunkan berat badan. Kandungan kurkumin pada kunyit dapat menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot.
Reaksi ini membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah, dan kolesterol serta gangguan metabolik lainnya akibat berat badan berlebih.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda harus mengombinasikan sari kunyit dengan asam Jawa.
Baca Juga: Reporter Ungkap Berat Badan Jeongyeon TWICE Naik Akibat Obat Steroid!
Hal ini karena kunyit lambat diserap ke dalam darah tapi lebih cepat dipecah oleh hati sehingga tubuh tidak merasakan banyak manfaatnya. Dalam jangka panjang, minum jamu kunyit asam dapat membuat hasil penurunan berat badan lebih maksimal.
6. Mengurangi Mual
Kunyit berkhasiat meredakan mual ketika diracik dengan bubuk lada hitam. Sebuah studi dalam jurnal Food tahun 2017 membuktikan bahwa menambahkan lada hitam membantu manfaat rempah kuning ini lebih optimal.
Hal ini karena kandungan kurkumin dalam kunyit lambat diserap ke dalam aliran darah. Ini yang membuat Anda bisa kehilangan khasiat kunyit.
Penelitian tersebut menunjukkan piperin dalam lada hitam dapat meningkatkan penyerapan kurkumin sampai 2000% lebih cepat ke dalam darah sehingga siap untuk digunakan oleh tubuh.
Piperin juga memperlambat pemecahan kurkumin oleh hati sehingga lebih bertahan lama dalam darah.
Berita Terkait
-
7 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Dipercaya Mampu Menurunkan Berat Badan
-
Nyesek! Tak Berhasil Turunkan Berat Badan, Perempuan Ini Gagal Nikah
-
Kisah Perjuangan Wanita Sembuh dari Anoreksia, Berat Badan Pernah Cuma 28 Kg
-
Bagaimana Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Makan Sayur dan Buah?
-
Ini Tanda Penurunan Berat Badan yang Sehat dan Normal Untuk Pejuang Diet
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
-
Duel Tensi Tinggi Persija vs Persib, Polresta Samarinda Kerahkan Ratusan Personel
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air