SuaraKaltim.id - 100 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda akan diturunkan dalam pengamanan perayaan tahun baru 2022 di Kota Tepian. Pengamanan dilakukan di wilayah yang kerap dijadikan titik berkumpul masyarakat saat perayaan tahun baru.
Hal ini dibenarkan Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Samarinda, Boy Leonardo. Menurutnya, pengamanan menjelang tahun baru dilaksanakan tak jauh berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya.
Saat ini, sebut dia, operasi dilakukan dengan mengacu instruksi wali kota Samarinda teranyar.
"Kami ada beberapa bidang dalam pengamanan perayaan tahun baru. Jadi 100 personil yang ada dibagi-bagi, kalau di bidang Trantibum fokus patroli melihat di mana titik-titik keramaian masyarakat berkumpul," ucap Boy saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat, (31/12/2021)
Dijelaskan Boy, hingga tahun 2021 berganti 2022, personel Satpol PP akan bekerja sama dengan pihak kecamatan dan kelurahan setempat guna melakukan pengamanan.
"Kami hanya mengingatkan masyarakat, sesuai Instruksi pemerintah pusat, bahwa Covid-19 belum sepenuhnya hilang," sebut Boy.
Ia melanjutkan, adapun personil Satpol PP Samarinda beberapa di antaranya juga turut tergabung dalam tim gabungan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Natarau) bersama unsur TNI-Polri dan relawan yang sebelumnya telah dibentuk.
"Jadi kalau misalnya ada petasan atau keramaian yang parah di salah satu titik, semisal di Jalan Lambung hingga menutup sebagian jalan, kita akan bersama tim gabungan yang ada unsur TNI-Polri dan relawan guna melakukan pengamanan. Karena kami tidak bisa turun sendiri," pungkasnya.
Sementara itu, lantaran keterbatasan personil, petugas Satpol PP Samarinda hanya akan mengamankan daerah pusat kota yang kerap menjadi titik keramaian saja. Sehingga, pemantauan keramaian tak sampai ke daerah-daerah pinggiran kota.
Berita Terkait
-
Viral Oknum Satpol PP DKI Diduga Nunggak Kontrakan Sampai Main Judol
-
Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar
-
Ciri-ciri Pria Tewas Dalam Gardu Listrik LRT Pancoran: Rambut Gondrong dan Beruban
-
Pria Tewas di Gardu Listrik Dekat LRT Pancoran: Tak Ada Tanda Pembunuhan
-
25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%