SuaraKaltim.id - Potensi hasil perkebunan pohon aren di Kutai Kartanegara (Kukar) begitu menjanjikan. Salah satunya Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, yang sudah mengembangkan pohon aren dengan luas sekitar 30 hektar. Masyarakat di sana sudah budidaya, bahkan sampai membuat pengolahan menjadi gula aren.
Dalam rangka mendukung proses sertifikasi indikasi geografis gula aren, Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kukar, Camat Kenohan beserta Kades Tuana Tuha menemui Bupati Kukar, Edi Damansyah. Turut hadir pula, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim bersama Kadisbun Kaltim serta unsur fakultas pertanian Unmul di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kukar, Rabu (5/1/2022) kemarin.
“Pertemuan dalam rangkaian proses untuk mendapatkan indeks geografis pengembangan aren di desa Tuana Tuha,” kata Edi, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Menurutnya, indeks salah satu kelengkapan dari aspek budidaya dan aspek hilir, yakni pemasarannya. Sebab, gula aren banyak turunannya. Seperti gula semut, bisa masuk pasar modern, perhotelan bahkan di ekspor ke luar negeri.
Baca Juga: Sedih, Ini Alasan Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun Belum Bisa Dilakukan di Kukar
Janji manis pun diberikan orang nomor satu di Kukar ini. Secara khusus, ia sudah memerintahkan Disbun Kukar untuk mengurusi kebun rakyat. Sebab, Pemkab Kukar fokus memfasilitasi perkebunan rakyat, agar pola pengembangan budidaya dan cara pengolahan menjadi lebih baik. Selain itu, pasarnya juga difasilitasi bahkan Disbun Provinsi Kaltim sudah memfasilitasi itu.
“Kami sudah sepakat dengan Disbun Kaltim, sistem budidaya diperbaiki dan kelompok taninya diperkuat. Kedepan harapannya ada rumah produksinya disana,” sebutnya.
Ia pun berpesan pada Kades Tuana Tuha, agar potensi ini bisa dijadikan produk unggulan. Tidak hanya sebatas budidaya dan pengolahan gula aren tapi harus mempertahankan kearifan lokal, seperti budidaya secara tradisional Kutai, menyadap, dan mengelolanya.
“Tadi yang dipaparkan pengolahannya masih mempertahankan kearifan lokal. Ini bisa menjadi objek sehingga orang bisa berkunjung ke Desa Tuana Tuha untuk melihat cara pembuatannya,” tutupnya.
Baca Juga: Distransnaker Kukar Akan Gelar Pelatihan Dasar Mekanik Alat Berat dan Wirausaha, Untuk?
Berita Terkait
-
Laris Manis! Pedagang Kolang-kaling di Tanah Abang Ramai Pembeli
-
SERASA Jenang Ayu: Kisah Irawati dan Kelezatan Tradisional yang Tak Lekang Waktu
-
Rumah Sudah Digeledah, Hari Ini KPK Panggil Ahmad Ali Terkait Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar
-
Usut Kasus Eks Bupati Kukar Rita Widyasari, KPK Geledah Rumah Ahmad Ali Nasdem
-
Mengenal Dangu, Satu Kata yang Melahirkan Beragam Frasa Bahasa Jawa!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN