SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang dimulai sejak Senin (10/1/2022) kemarin.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, jika tak ada kendala ataupun ditemukannya klaster baru Covid-19 di sekolah yang ada di Kota Pelabuhan, maka pelaksanaan PTM akan dilanjutkan.
“PTM tunggu satu minggu (dilakukan evaluasi) kalau misalnya gak ada permasalahan (lanjut),” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (12/1/2022).
Ia mengungkapkan, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri pelaksanaan PTM 100 persen, kehadiran siswa tetap terbatas. Khususnya, untuk durasi belajar. PTM di Kota Balikpapan dari PAUD, SD hingga SMP durasi belajarnya mulai dari 1-6 jam.
“Jadi PTM itu tidak mutlak full, tapi tetap dibatasi dengan pembatasan jam belajarnya,” ucapnya.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Balikpapan itu juga membeberkan ada peristiwa lain yang terjadi saat liburan Natal dan Tahun Baru kemarin. Yakni, terdapat klaster keluarga yang ditemukan.
Namun, berkaitan dengan hal itu, ia mengaku masyarakat tak perlu khawatir. la menjamin hal tersebut dengan pasti
“Aman-aman aja, walaupun ada klaster yang coba kita telusuri, satu keluarga,” tandasnya.
Baca Juga: Kasus Kekerasan, Libatkan Oknum Polisi yang Bertugas di Polda Kaltim, Masih Dicari Sebabnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng