Denada S Putri
Tangkapan layar. [Instagram/@penajamterkini_net]

SuaraKaltim.id - Kabar terjaringnya Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud (AGM) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (12/1/2022) kemarin ramai diperbincangkan. Berbagai media massa dan media sosial (Medsos) berbondong-bondong memberitakan hal tersebut.

Penangkapan tersebut menjaring 10 orang, termasuk AGM. Dari dugaan sementara yang disampaikan pihak KPK, AGM terjaring dugaan korupsi kasus suap dan gratifikasi. Terdapat alat bukti berupa uang yang diamankan, bersamaan dengan penangkapan dirinya.

Penangkapan itu sendiri dilakukan di dua tempat sekaligus. Yakni di Jakarta dan di PPU. Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK juga hingga kini masih melakukan pemeriksaan insentif kepada pihak-pihak terkait yang dijaring.

Salah satu akun informasi di Kaltim yang mengunggah kabar OTT KPK di PPU ialah @penajamterkini_net. Ia menjelaskan penangkapan tersebut dari keterangan tulis yang ia unggah, serta keterangan foto.

Baca Juga: Viral Warga Bawa Peti Jenazah Pakai Motor Lewat Jalan Rusak

"KPK Dikabarkan Gelar OTT di Penajam Paser Utara," katanya di keterangan foto, dikutip, Kamis (13/1/2022).

Tanggapan warganet

Unggahan itu ramai dikomentari oleh warganet. Banyak dari mereka yang justru memberikan komentar nyeleneh. Seperti bersyukur bahwa AGM ditangkap, atau bahkan menyinggung soal sikap Bupati Muda tersebut di sosial media.

"Tanda2 gaji thl bakalan cair nih ," katanya.

"Biar cepat gajian staf guru²nya,,,kasian gara² pejabat korupsi gaji guru ditunda berbulan² mengsedihkan," sahutnya.

Baca Juga: Pemuda dan Anak-anak Tantang Ombak Bono Demi Konten, Warganet Geram

"Bentar..Kan ott Kenapa ngomong... Gak surprise dong ," sambatnya.

Komentar