SuaraKaltim.id - Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan yang memproduksi 25 persen pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas nasional, mendapat pengamanan khusus. Pengamanan khusus tersebut berasal dari polisi dan TNI.
“Fasilitas ini merupakan obyek vital nasional,” kata Pejabat Sementara General Manager (Pjs GM) KPI Unit Balikpapan Wahyu Sulistyo Wibowo, menyadur dari ANTARA, Jumat (14/1/2022).
Sebagai penyedia energi, menurutnya, Pertamina turut menjaga kedaulatan negara. Ia mengaku hal tersebut tak bisa dilakukan sendiri. Maka, agar kilang minyak bisa berproduksi dengan lancar, katanya, keamanan di sekitar kilang perlu dimaksimalkan.
Menurutnya, Pertamina didukung penuh TNI dan Polri dalam hal pengamanan kilang tersebut. Di Polda Kaltim ada bagian khusus, yaitu Direktorat Obyek Vital Nasional (Dir Obvitnas)
Ia mengatakan, karena kilang adalah lingkungan khusus di mana zat dan benda mudah terbakar ada di mana-mana, Pertamina dan TNI-Polri menyepakati berbagai hal teknis pengamanan kilang.
“Ada Petunjuk Teknis dan Pedoman Kerja Teknis dengan kesatuan TNI dan POLRI yang ada di Balikpapan. Di situ diatur detil langkah-langkah yang harus diambil para pihak seandainya ada gangguan keamanan. Diatur mulai dari komunikasi, koordinasi, hingga tahapan pengerahan personel," katanya.
Di sisi lain lagi, lanjutnya, Pertamina juga memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Terutama masyarakat yang berada di lingkungan terdekat kilang.
Kilang Balikpapan ditetapkan sebagai objek vital nasional dengan Keputusan Presiden RI Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional serta Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 202.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021 tentang Objek Vital Nasional Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. Pihaknya juga baru saja menandatangani Petunjuk Teknis dan Pedoman Kerja Teknis dengan TNI Polri.
"Ini merupakan bentuk tata nilai AKHLAK, terutama nilai Kolaboratif. Pertamina berkolaborasi dengan TNI Polri untuk memastikan kedaulatan negara di bidang energi," tandasnya.
Baca Juga: Jabatan Pangkostrad 2 Bulan Kosong, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Beber Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng