SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berharap ,pembangunan pabrik soda ash atau sodium carbonate yang digawangi PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) bisa segera berjalan.
Kabar akuisisi rencana pembangunan pabrik soda ash oleh Pupuk Kaltim disambut baik Pemkot Bontang. Dengan harapannya, investasi ini bisa menyerap banyak pekerja asal Kota Taman.
"Saya kurang tahu berapa nilai investasinya. Karena, kita punya tim percepatan yang selalu berkoordinasi soal progress pembangunan pabrik tersebut," kata Wali Kota Bontang, Basri Rase, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (17/1/2022).
Ia menegaskan, pembangunan industri harus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Bontang. Dirinya juga mengaku, tak terlalu mencampur persoalan investor mana yang melaksanakan proyek itu. Menurutnya, siapapun investor akan mendapat kemudahan izin untuk menanamkan modal mereka di Bontang.
"Jelas kita dorong agar cepat dibangun. Karena, pasti membutuhkan tenaga kerja yang terserap. Soal peralihan silahkan tanya kepada internal PT PKT," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah