SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang, Basri Rase memastikan bakal mengurangi tenaga kontrak daerah atau pegawai honorer. Alasannya karena beban anggaran untuk mengupah para pegawai cukup besar.
Apalagi postur APBD Bontang saat menyusut. Saat ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tengah mengevaluasi seluruh pegawai honorer di Kota Taman tersebut.
"Kalau diliat, banyak juga honorer yang berlebih di Bontang. Makanya, ada evaluasi yang dilakukan saat ini," kata orang nomor satu di Bontang itu, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (18/1/2022).
Berdasarkan data sementara, BKPSDM mencatat ada 2.351 honorer yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.
Rencana pengurangan tenaga honorer juga selaras dengan instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Perihal tidak adanya lagi honorer dilingkungan pemerintahan pada 2023 mendatang.
Kendati begitu, dirinya tak akan pengurangan tidak akan dilakukan signifikan. Pemerintah tetap mempertimbangkan analisis beban kerja dan jumlah SDM.
"Sekarang ini ada analisis beban kerja. Jadi, kita lihat lah ke depan. Karena saat ini memang tenaga honorer masih dibutuhkan untuk membantu beban kerja pegawai," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026