SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama kepolisian, Jasa Raharja maupun stakeholder terkait, serta organisasi angkutan jalan maupun perusahaan menggelar rapat koordinasi di Hotel Platinum, Rabu (26/01/2022) kemarin. Rapat tersebut sebagai tindaklanjut dari dua kali digelarnya Forum Grup Diskusi (FGD) terkait kecelakaan maut yang terjadi di Muara Rapak, Balikpapan.
Kecelakaan itu memang menjadi pembahasan tingkat nasional. Lantaran, disebut menjadi kecelakaan terparah selama 5 tahun terakhir. Lalu, menelan korban jiwa empat orang dan 31 korban luka.
“Rapat koordinasi dalam rangka apa yang harus kita lakukan untuk menyikapi kecelakaan di Muara Rapak tersebut. Sudah dua hari kita melaksanakan FGD dan hari ini kita memantapkan FGD tersebut dalam exanplainnya,” ujar Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Sonny Irawan, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (27/1/2022).
Dalam rapat tersebut, ia menyampaikan, fakta-fakta tidak hanya menyangkut kecelakaan lalu lintas. Tapi juga, berbagai aspek dari hulu hingga hilir untuk mencegah terjadinya kembali kecelakaan maut seperti itu.
“Tadi sudah saya jelaskan terkait dengan fakta-fakta di lapangan dari mulai hulu sampai hilir tidak hanya terkait kecelakaan lalu lintas saja. Tapi dari mulai pelabuhan, distribusi BBM, kondisi jalan, manajemen transportasi keselamatan di perusahaan, penegakkan hukum di lapangan, dan proses uji uji KIR dan Perwali,” jelasnya.
Ia melanjutkan, dari fakta-fakta yang diuraikan tersebut, kemudian dianalisis untuk menentukkan kebijakkan jangka pendek dan jangka panjang yang akan diberlakukan dan ditaati bersama.
“Fakta-fakta tersebut kita kaji dan kita analisisi kita lakukan langkah kedepan, tapi butuh proses, ada langkah pendek dan langkah panjang,” ucapnya.
Menurutnya, berbagai hal juga menjadi pertimbangan. Khususnya pertumbuhan ekonomi Kaltim. Apalagi dengan Kaltim menjadi Ibu Kota Negara (IKN) baru, maka aktivitas pembangunan juga berpengaruh dan sangat tinggi intensitasnya.
“Di Kaltim banyak proyek starategis nasional, itu meningkatkan kesejahtera an masyarakat, tapi membuat meningkatnya mobilitas kendaran di jalan raya,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan langkah-langkah kedepan yang akan diambil harus selaras, dan di komunikasikan bersama. Kolaborasi serta komunikasi bersama dengan stakeholder terkait disebut harus selalu ada.
Sebagai jangka pendek, saat ini sosialisasi Surat Edaran (SE) Wali Kota terkait perubahan jam edar kendaraan alat berat masuk kota menjadi yang utama untuk mencegah hal itu terualng kembali.
“Yang pertama bahwa saat ini kiat melakukan sosialsiai terhadap Perwali. Kita juga berkomitmen melakiukan perbaikan sarana dan prtasarana yang ada,” tuturnya.
Lalu, katanya, sosialisasi ke perusahaan-perusahaan angkutan untuk melakukan pendatan, terkait juga dengan dimensi bangun dan over loading juga akan dilakukan pihaknya. Nanti, ia akan melakukan survei ke masing-masing perusahaan.
“Kemudian memberikan pelatihan kepada maisng-masing pengemudinya, kita juga akan melihat bagaiamana mekanisme terhadap manajemen terhadap keselamatan transforrmasi pereusahaan,” tambahnya.
Ia mengaku, akan ada banyak hal yang akan diperhatikan. Mulai dari sistem perekrutan pengemudi, kompetensinya, jam kerja, perbaikkan kendaraan secara berkala dan penegakkan hukum. Namun semua akan dilakukan secara bertahap.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur
-
Helmi Abdullah Ungkap Pesan Khusus Prabowo, Isyarat Maju Pilkada Samarinda?
-
BRI dan Danantara Jadi Penyumbang Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Perkuat Proteksi Rekening demi Menjamin Keamanan Transaksi Nasabah