SuaraKaltim.id - Terjadi fenomena aneh di Kutai Barat (Kubar) baru-baru ini. Dikabarkan sungai di wilayah tersebut mendadak mengering, hingga menyebabkan ikan menggelepar.
Hal itu disampaikan oleh akun Twitter @cobeh2021. Dari cuitannya, ia mengatakan penyebab kekeringan tersebut lantaran penggalian perusahaan tambang batu bara yang dilakukan Trubaindo Coal Mining (TCM) di Kubar.
Peristiwa ikan menggelapar itu terjadi belum lama ini, tepatnya 31 Januari 2022 kemarin. Nampak dari video, diduga jutaan ikan itu menggelapar akibat fenomena tersebut.
"Banyak ikan (menggelapar gaes. Gila, gila, gila," sebut seorang pria dalam video tersebut, dikutip Rabu (2/2/2022).
Ia pun memperlihatkan ikan-ikan itu menggelapar. Dan benar saja, tak sedikit ikan yang menggelapar akibat fenomena kekeringan diduga karena galian tambang itu.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang kecewa karena kerusakan ekosistem akibat dugaan penggalian lubang tambang batu bara oleh PT TCM.
"Berkah atau musibah?," tanya seorang warganet.
"Hancur sudah, Effeck mukidi SONTOLOYO," ujarnya.
Baca Juga: 4 Manfaat Kegiatan Memancing Ikan yang Sering Dianggap Membosankan
"Merusak ekosistem," sebutnya.
"Musibah," sambungnya.
"Apakah ada kaitannya dengan berita ini? ," tanya menautkan sebuah artikel dari salah satu media.
"Berkah hari ini, musibah utk masa depan," tambahnya.
"Doa terbaik untuk kalimantan ," sambatnya.
"Tanda-tanda akan Punah.," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026
-
Isu Telan Dana Rp25 M, Pemprov Kaltim Ungkap Rumah Dinas Gubernur Sebelum Renovasi
-
Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun