SuaraKaltim.id - Kasus Covid-19 di Kota Balikpapan terus melonjak setiap harinya. Bahkan, hanya dalam sepekan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan mencapai 257 orang, hingga Sabtu (5/2/2022) kemarin.
Dari 257 kasus tersebut, sekitar 50 persen merupakan anak usia sekolah. Hal ini yang menyebabkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memutuskan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM).
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, penghentian sementara PTM untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Hal itu karena, kelompok anak dan lansia merupakan yang rentan terpapar.
“Dan memang kelihatan mereka kelompok rentan, dari kasus kita 50 persen itu kasus anak,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (7/2/2022).
Menurutnya, selain menghentikan PTM, pihaknya juga kini mengenjot vaksinasi usia anak. Sebagai alngkah antisipasi pencegahan penuralan covid-19 bagia usia anak. Khususnya dosis dua yang belum mencapai 60 persen.
“Kami targetkan dosis dua ,minggu kedua Februari selesai paling gak mengejar dosis satu 94 persen,” katanya
Kata dia, Pemerintah Pusat juga telah mewanti-wanti agar daerah mempercepat vaksinasi usia anak dan lansia. Sehingga puskesmas kini menjemput bola mendatangi sekolah-sekolah yang belum melaksanakan vaksinasi.
“Dosis dua baru 58 persen. Puskesmas menjadwalkan untuk datang ke sekolah vaksinasi,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Hujan Petir saat Perayaan Iduladha
-
Presiden Prabowo Berikan 13 Sapi Kurban untuk Masyarakat Kaltim
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati
-
Praktis dan Penuh Makna, BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Qurban Digital di BRImo