SuaraKaltim.id - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda akhirnya membuka pelatihan kerja keterampilan mandir kepasa Warga Binaan Permasyarakatan (WBP), Selasa (8/2/2022).
Pembukan kepelatihan terhadap WBP tersebut, dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkuham Kaltim, Sopyan, Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Hidayat, dan beberapa perusaha yang akan membantu memberikan pelajaran kepada WBP.
Saat diwawancari awak media, Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Hidayat mengatakan pelatihan keterampilan ini akan diikuti 240 WBP. Bahkan seluruh WBP yang mengikuti pelatihan keterampilan akan mendapatkan sertifikat.
"Semoga dengan pelatihan keterampilan yang bersertifikat ini, WBP yang keluar bisa mempunyai modal untuk bisa mandiri," ungkapnya melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com di hari yang sama.
Ia menjelaskan seluruh WBP di Lapas Narkotika ini akan mendapat pelatihan namun akan mengikuti kloter. Dan untuk 240 WBP periode bulan Februari hingga Juni.
"Jadi berikutnya ada anggaran yang mungkin tidak terpakai bisa digunakan untuk keterampilan lainnya. Karena ada dua macam pembinanaan, yang pertama pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian," jelasnya.
"Untuk pembinaan kepribadiaan itu seperti kerohaniaan dan itu sudah itu jalan. Nah nanti akan ada lagi pembukaan Rehabilitasi, jadi seluruh jalan semua kena," sambungnya.
Disinggung apakah barang keterampilan yang dibuat oleh WBP akan dipasarkan, Hidayat menambahkan pihaknya sudah membuat sebuah aplikasi bernama Simpatisan Mobile. Dan seluruh produk WBP akan di muat di aplikasi tersebut.
"Yang satu kita jual lewat aplikasi, dan nanti kami akan berkerjasama dengan penjual lainnya, atau dengan dinas pariwisata untuk memasarkan produk seluas-luasnya," pungkasnya.
Baca Juga: Tanggapi Permintaan Maaf BNPT soal Ponpes dan Terorisme, HNW: Ini Tradisi Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026