SuaraKaltim.id - Hashim Djojohadikusumo diduga merasa berang. Lantaran namanya diduga lagi dituding terlibat dalam mega proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Bumi Mulawarman.
Dirinya, yang kebetulan adalah adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu mengaku kecewa atas pelebelan tersebut. Bahkan dikabarkan, dirinya juga dianggap sebagai bagian dari oligarki lantaran dirinya terlibat dalam pemindahan IKN.
"Semua hanya kebetulan, tak ada geopolitik, tak ada bagi-bagi proyek. Saya sudah ada di situ jauh sebelum ibu kota diumumkan akan dibangun dekat lahan saya," ujarnya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (9/2/2022).
Ia mengatakan, Arsari Group sudah memiliki lahan seluas 173.000 hektar di dekat Balikpapan, sejak 2007 lalu. Sementara itu, proyek air bersih yang dikembangkan oleh PT Arsari Tirta Pradana sudah berjalan sejak 2015.
Proyek itu disebut-sebut untuk mengalirkan air bersih ke sejumlah wilayah di Benua Etam. Baik untuk masyarakat Kaltim maupun industri-industri yang ada di Kaltim.
"Tidak ada geopolitik, itu proyek air bersih semata-mata untuk melayani kebutuhan masyarakat Kalimantan Timur atas permintaan mereka," ungkapnya.
Untuk diketahui, beberapa pihak sudah mulai menyebut-nyebut nama Hashim Djojohadikusumo dalam proyek pembangunan IKN baru di Kalimantan Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim