SuaraKaltim.id - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Bontang Abdul Hakim memutuskan untuk mundur dari posisinya. Ia memilih untuk istirahat dari gelanggang politik sementara waktu.
Kabar ini disampaikan Abdul Hakim kepada KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (14/2/2022) petang. Ia mengaku, sikap politiknya sudah disampaikan ke internal DPD Partai Berkarya dan pengurus inti di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Berkarya Kaltim.
Respon para pengurus, katanya, menyayangkan sikap politik ia miliki. Apalagi, kepengurusan sudah berlangsung cukup lama.
"Saya juga sudah pamitan dengan DPW. Intinya saya mundur karena ingin istirahat, tidak ada faktor lain apalagi konflik," ungkapnya, melansir dari sumber yang sama, Selasa (15/2/2022).
Selama bergabung di DPD Berkarya, ia menuturkan, partainya cukup solid di masa kepemimpinannya. Ia menilai Partai Berkarya bakal menjadi media politik untuk menampung aspirasi masyarakat, selama konsisten bergerak demi kepentingan masyarakat luas.
Partai yang tergolong muda ini, terbukti mampu mengakar di segala lapisan masyarakat. Bahkan, dinamika yang terjadi di internal, justru membuat partai ini makin kokoh.
"Yah terbukti lah partai ini cukup piawai dan bisa diterima di segala lapisan masyarakat," kata dia.
Pasca keputusan mundur, ia melanjutkan, dirinya membantu pengurus untuk mencari figur yang layak sebagai pengganti. Komunikasi dengan internal pengurus juga masih intens dilakukan.
Diakhir, Abdul mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader di Berkarya. Ia mengaku bangga pernah menjadi bagian dalam keluarga partai berlambang beringin ini.
Baca Juga: Jaringan Sabu di Bontang Barat Dihambur Polda Kaltim, Bandar dan Kaki Tangan Langsung Diringkus
Berita Terkait
-
Babak Baru Kecelakaan di Jalan Simon Tampubolon HOP 4 Bontang, Pembonceng Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
Satgas Covid-19 Temukan 29 Orang Positif dari Lingkungan Sekolah di Bontang, Adi Permana Luruskan Isu Kluster Sekolah
-
Kluster Sekolah, Wali Kota Bontang Basri Rase Minta PTM di SMA Sederajat Dievaluasi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru