SuaraKaltim.id - Kecelakaan di Jalan Selat Lombok, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan sekira pukul 22.30 Wita malam tadi diakibatkan kelalaian pengendara motor. Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Edy Haruna, mengatakan, motor merek Honda Beat dengan nomor polisi KT 6604 IA diketahui tidak menggunakan lampu utama dalam berkendara.
Akibatnya jarak pandang terganggu. Selain itu, pengendara juga tidak memperhatikan jalan. Tidak sadar pengendara motor melintasi jalan dengan kecepatan sedang menghantam salah satu truk yang sedang parkir di sisi kiri.
Suara benturan keras pun mengagetkan warga yang tinggal disekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, korban saat ini tengah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada.
"Dia tidak konsentrasi dalam berkendara. Jadi menabrak truk yang tengah parkir," katanya saat dikonfirmasi, menyadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (23/2/2022).
Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Taman Husada dr Suhardi mengatakan, pasien saat setelah kecelakaan langsung mendapat perawatan intensif. Pasien mengalami luka serius di bagian kepala yang mengakibatkan cedera otak serius.
"Saat ini sedang melakukan tindakan stabilisasi pasien," ucapnya.
Dari pantauan jaringan media ini, sepanjang Jalan Selat Lombok tidak terlihat adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan plang larangan parkir truk di pinggir jalan. Berdasarkan keterangan warga, saat malam hari memang penerangan jalan sangat terbatas. Serta pengendara motor saat melintasi pun jarak pandangnya terbatas.
Apalagi, terdapat truk yang sering parkir dan memakan hampir separuh jalan. Otomatis, arus lalulintas tentu terganggu karena kondisi jalan yang begitu sempit dan hanya memiliki lebar kurang lebih 5 meter saja.
"Kejadian kecelakaan pun sering terjadi dan tadi malam yang parah," ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Baca Juga: Viral, Truk Tronton Alami Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek sampai Hangus Terbakar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI