SuaraKaltim.id - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Transkon Jaya Tbk. (TRJA) menyetujui pendirian dua anak perusahaan mereka yang baru. Yaitu, PT Multinet Perkasa Indonesia dan PT Borneo Sentana Gemilang. Pendirian dua perusahaan baru itu dilakukan di hotel Jatra, Balikpapan, Jumat (25/2/2022) kemarin.
PT Multinet Perkasa Indonesia bergerak pada layanan jasa provider sedangkan PT Borneo Sentana Gemilang bergerak pada bidang jasa layanan pengemudi dan penjualan suku cadang khusus sektor transportasi pertambangan. Dengan penguasaan saham sebanyak 90 hingga 98 persen.
Pendirian dua entitas bisnis ini tidak lepas dari ditetapkannya Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru. Hadirnya IKN Nusantara diperkirakan bakal terjadi peningkatan kebutuhan jaringan internet yang mumpuni.
Direktur Utama PT Transkon Jaya Tbk. Lexi R Rompas menjelaskan, pembentukan dua entitas anak ini untuk menguatkan strategi bisnis menghadapi persaingan dengan perusahaan lain dalam core bisnis yang sejenis.
Sehingga PT Transkon Jaya Tbk akan semakin fokus dalam menyediakan kebutuhan para customer terkait kebutuhan kendaraan rental 4×4 atau kendaraan khusus.
“Ke depan kita hanya akan berkonsentrasi pada lini rentalnya saja. Pendirian entitas anak PT Multinet Perkasa Indonesia yang bergerak dalam bidang penyedia Layanan Jaringan internet ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja Perseroan secara keseluruhan,” jelasnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (26/2/2022).
Keberadaan PACNet yang selama ini berada di Perseroan akan menjadi bagian dari entitas anak perusahan PT Multinet Perkasa.
Pada kesempatan sama, Sekretaris Perusahaan Alex Suata mengakui pendirian entitas anak PT Multinet Perkasa indonesia yang bergerak dalam bidang penyedia Layanan Jaringan internet ini dan Borneo Sentana Gemilang kedepan akan menjadi bisnis yang menjanjikan di wilayah IKN Nusantara.
“Dengan adanya IKN ini kami mengharapkan dalam 1,5 tahun kedepan perusahaan sudah cukup mapan , cukup maju. Seperti sampikan pak aldi untuk PT Borneo Sentana Gemilang bahwa kebutuhan alih daya di IKN itu akan sangat mencuat sehingga itu mendasari perseoran membentuk dua diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja Perseroan secara keseluruhan,” katanya.
Target jangka pendek untuk PT Borneo Sentana Gemilang ini akan menjadi pendukung PT Transkon Jaya Tbk. PT Borneo ini bahkan dmulai sebelum perusahaan terbentuk berkaitan dengan tambahan alih daya akan disampikan.
"Dan untuk Multinet juga akan sama dilakukan bersamaan dengan pembentukan perusahaan,” tambahnya.
Ia menambahkan, untuk PT Multinet, 90 persen dipegang perseroan PT Transkon Jaya. Sisanya dipegang PT Damai Investama Sukses dan PT MSJ Investama Abadi.
“Modal disetor menggunakan dana internal perusahaan. Kami mengharapkan kedepan dua perusahaan yang akan dibentuk ini, beroperasi April dan satunya teknis beroperasi di Awal 2023 nanti. Itu akan beri pendapatan secara maksimal kepada perusahaan,” ujarnya.
“Namun selain itu bagi masing-masing perusahaan kami sudah menyiapkan sumber pembiayaan eksternal yang kami harapkan bisa mencukupi kebutuhan kas perusahaan apabila dibutuhkan ekspansi yang lebih besar,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud