SuaraKaltim.id - Viral di media sosial (Medsos) Instagram beberapa pria yang melakukan aksi pembakaran sebuah rumah. Namun, siap sangka bahwa hal itu merupakan salah satu adat ritual lama yang masih diterapkan.
Yah, ritual itu bernama Ritual Mbusau. Ritual Mbusau merupakan tradisi adat Kutai Lawas yang dilakukan di malam pertama, kedua dan ketiga di tempat seseorang yang baru meninggal dunia.
Ritual tersebut memiliki arti untuk mengusir roh-roh jahat di rumah orang yang sudah meninggal tersebut. Di masyarakat adat Kutai sendiri, roh jahat baik itu disebut Glempër.
Salah satu akun informasi @info_kukar mengunggah video berdurasi beberapa detik yang memperlihatkan beberapa pria memukul rumah menggunakan kayu, membakar sesuatu kemudian ditaruh di bawah rumah, lalu memukul sesuatu yang dibakar itu dan menggiringnya ke lapangan terbuka untuk kembali dipukul.
"#HarusTau Ritual Mbusau merupakan tradisi Adat Kutai Lawas yang dlakukan di malam ke 1, 2 dan 3 di tempat seseorang yang baru meninggal, Ritual ini bermakna mengusir Glempër ( Roh-Roh tidak baik ). Tapi ingat, ini merupakan ritual tradisi masayarakat Adat Kutai Lawas yang dilaksanakan sesuai tradisi dan oleh orang-orang yang berpengalaman, jadi buat kalian jangan coba melakukan seperti ini jika untuk main-main dirumah kalian ya, karena cukup berbahaya Video kiriman @aswindradewantary," jelas admin dalam keterangan tulisnya yang dikutip Kamis (3/3/2022).
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan tersebut lantas ramai memberikan tanggapannya di kolom komentar. Banyak dari mereka yang mengaku baru tahu tentang adat tersebut.
Ada juga yang memberi peringatan terkait adat itu yang harus dilakukan oleh orang profesional atau berpengalaman. Tujuannya agar tak membakar rumah.
"Baru tahu nyawa, itu yg di tepek'i Api-nya kan ??? Tapi ingat jgn coba2 ya kalau bukan ahlinya, takut maha segala rumah urang Tebakar, molah kesah maha ," ucapnya.
Baca Juga: Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Mataram Gelar Ritual Perang Api
"Sawan hantu kena pepali (Takut hantu karena dipukuli)," guraunya.
"Tanya min, klo misal rumahnya beton gak ada kolong kaya divideo gitu gimana ya, apa diskip," tanyanya.
"Pengetahuan baru, makasih Min... Ini di daerah mana?," sambungnya.
"I LOVE YOU KUTAI ," terangnya.
"Bukan termasuk golongan kami," sahutnya.
"Ku kira mau ngeprank kawannya di dalam rumah tadi ," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas