SuaraKaltim.id - Pemprov Kaltim berencana menuntaskan sejumlah persoalan batas wilayah dengan sejumlah provinsi lain. Hal itu dilakukan menjelang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar).
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Kaltim Riza Indra Riadi, permasalan batas daerah dan khususnya antar provinsi harus segera dituntaskan. Mengingat luas Kaltim saat ini tercatat 127.346,94 km persegi, yang berbatasan langsung dengan seluruh provinsi di Pulau Kalimantan.
"Juga Malaysia Timur dan Selat Makassar dan Laut Sulawesi," ucapnya, melansir dari ANTARA, Kamis (3/3/2022).
Persoalan batas wilayah yang saat ini masih dalam pembahasan, yakni batas wilayah Pulau Balabalagan dan daerah sekitarnya di Kabupaten Paser.
Menurutnya, perlu segera diselesaikan dan masuk wilayah Bumi Mulawarman. Bukan masuk wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
"Karena lebih dekat secara geografis, sehingga pelayanan dapat lebih cepat diberikan," ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota perlu meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Khususnya dalam pengadaan tanah untuk umum, agar tidak terjadi konflik.
"Termasuk perlindungan terhadap hak-hak masyarakat hukum adat," jelasnya.
Ia mengemukakan, kajian terhadap IKN Nusantara perlu terus dilakukan. Menyangkut kesiapan dan strategi yang tepat bagi daerah penyangga dan masyarakat Kaltim.
Baca Juga: ASN Pusat Ramai Ajukan Mutasi ke Pemprov Jakarta Buntut IKN Pindah, Ini Kata Anies Baswedan
Kedepannya, katanya, masyarakat tidak hanya menjadi penonton dan tersingkirnya adat-istiadat, kebudayaan lokal, serta hak-hak masyarakat Kaltim.
"Oleh karenanya, kita membentuk Gugus Tugas Fasilitasi Pembangunan IKN Nusantara di Kaltim," tandasnya.
Berita Terkait
-
Akibat IKN Nusantara, PPU Punya Kecamatan yang Sedikit, Masyarakat Minta Sepaku Dimekarkan, Sodikin: Menunggu Jawaban
-
Karena IKN Nusantara, Pemerintahan Presiden Jokowi Disebut Ketua FKDM Kukar Muhidin Peduli Kesetaraan Pembangunan
-
Ibu Kota akan Pindah Tahun 2024, Permintaan ASN Kementerian Pindah ke Pemprov DKI Meningkat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan