SuaraKaltim.id - Corporate Communication Manager PT Midi Utama Indonesia, Arif L Nursandi mengaku prihatin terhadap peristiwa meninggalnya seorang ibu-ibu bernama Sandra (41) saat mengantre untuk membeli minyak goreng di Teluk Bayur, Berau, Sabtu (12/3/2022).
Tak hanya prihatin, ia juga meminta maaf atas kejadian yang terjadi kepada Sandra dan juga kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.
"Terkait kejadian pagi ini di toko Kampung Cina, Berau, kami turut prihatin, kami turut berduka sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ucapnya, melansir klikkaltim.com, jaringan suara.com, Minggu (13/3/2022).
Menurut Arif, saat ini pihaknya belum dapat menyediakan minyak goreng dengan stok yang sama seperti sebelum-sebelumnya. Katanya, stok minyak kini dibatasi.
"Kami juga mohon maaf belum dapat menyediakan stok minyak goreng sesuai kebutuhan masyarakat berau, hal ini dikarenakan terbatasnya stok dan pengiriman dari supplier. Semoga masyarakat dapat sedikit bersabar dalam kondisi seperti ini," katanya.
Sebelumnya, viral di media sosial seorang ibu-ibu meninggal saat mengantre untuk membeli minyak goreng di Teluk Bayur, Berau. Ia diketahui bernama Sandra (41) seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kampung Cina, Kecamatan Teluk Bayur.
Saat ingin mengantre, Sandra mengalami sesak nafas, bahkan dari penuturan beberapa orang yang ada di sana, dia sempat mengalami batuk-batuk sebelum akhirnya pingsan.
Sandra pingsan di halaman minimarket Alfamidi yang juga berada di jalan tersebut dan dilarikan ke Rumah Sakit. Namun nyawanya tidak tertolong, ia dinyatakan meninggal saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik