SuaraKaltim.id - Ketua DPD PKS Kabupaten Kutai Kartengara (Kukar) Firnadi Ikhsan terus memantau pemindahan ibu kota negara (IKN) yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui UU Nomor 3 Tahun 2022 pada pertengahan Februari lalu.
“Kita menyambut baik pembangunan IKN di Kaltim. Ini juga tidak terlepas dari upaya pemerintah mewujudkan cita-cita nasional terkait pemerataan pembangunan,” katanya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Senin (14/3/2022).
Sejak isu pemindahan IKN dari Jakarta ke sebagian wilayah Penjam Paser Utara (PPU) dan Kukar ini digulirkan, ia yang juga anggota Komisi II DPRD Kukar ini mengaku rutin melakukan pertemuan dengan para konstituennya.
Pertemuan itu tak lain dan tak bukan untuk menjaring aspirasi serta pendapat masyarakat terhadap rencana mega proyek pemindahan IKN.
“Kami selalu menyerap dan mendengarkan aspirasi yang secara realistis dan mendukung IKN dipindahkan ke Kalimantan Timur,” ucapnya.
Sebagai politisi, ia memang sempat khawatir dengan potensi hilangnya basis suara PKS di wilayah pesisir Kukar yang masuk sebagai wilayah penyangga IKN. Seperti Kecamatan Muara Jawa, Samboja, Sanga-sanga, Loa Janan dan Loa Kulu.
“Kami khawatir akan kehilangan suara dari wilayah 5 kecamatan tersebut, namun ketentuan regulasi dapil ini kami serahkan KPU dan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Terkait dengan pelantikan kepala-wakil kepala Badan Otorita IKN, Bambang Susantono dan Dhony Rahanjoe, disebutnya sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah IKN.
“Seetidaknya, Badan Otorita IKN sudah ada yang memimpin, sehingga kami tidak lagi menunggu terlalu lama,” sebutnya.
Baca Juga: Ibaratkan dengan Hijrah Nabi Muhammad SAW, Pengurus MUI Minta Masyarakat Dukung Pemindahan IKN
Pengurus DPD PKS Kukar memang diakui Ihsan tidak ingin ambil pusing terkait figur yang akan memimpin Badan Otorita IKN ini. Bagi mereka, pilihan Jokowi harus mengedepankan keahlian dan profesionalitas pihak yang diberi amanah, agar proses pembangunan IKN yang dinantikan oleh masyarakat, dapat lebih cepat.
“Namun, tidak ada salahnya, kalau untuk jabatan salah satu Deputi Otorita IKN ditempatkan para ahli yg berasal dari Kaltim. Banyak putra-putri Kaltim yang mumpuni untuk berperan serta,” tuturnya.
Ke depan, ia berharap agar pemerintah pusat melalui pimpinan Badan Otorita IKN yang telah dilantik itu turut memperhatikan dan mendukung majunya pembangunan di daerah, khususnya Kukar.
“Jangan sampai, masyarakat Kukar dan Kaltim nantinya hanya jadi penononton di tengah-tengah pembangunan IKN,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jauh Sebelum IKN, Tugu Kebangkitan Nasional Solo Juga Dibangun dari Tanah dan Air Seluruh Nusantara
-
Aksi Jokowi Berkemah dan Ritual Kendi Nusantara, Apa Kabar Petisi Tokoh hingga Gugatan Masyarakat soal UU IKN di MK?
-
Ikut Ritual Kendi Nusantara di IKN, Gubernur Sumbar Bawa Air Kaki Gunung Talang dan Tanah Pasaman Barat
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa