SuaraKaltim.id - Borneo FC gagal balas dendam usai ditahan imbang Arema FC dengan skor 2-2 dalam lanjutan liga 2 pekan ke-32 pada Minggu (20/3/2022) malam.
Padahal dalam laga yang berlangsung di Stadion Ngurah Rai Bali itu, Pesut Etam sempat cetak dua gol di babak pertama. Sebelum disamakan Singo Edan 2-2 pada babak kedua.
“Ini bukan hasil yang kami harapkan karena target kami meraih tiga poin,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (23/3/2022).
Menurut mantan pelatih Persiba Balikpapan itu, kegagalan tim asal Kota Tepian lantaran tidak tampil konsisten di babak kedua.
“Pada babak pertama pemain bermain luar bisa dan sangat bagus. Kami bertahan dengan baik dan beberapa serangan kombinasi gol terjadi juga sangat luar biasa,” ujarnya
“Tapi sayang konsistensi ini tidak bisa kami perlihatkan di babak kedua tetapi kami lihat secara umum tidak bermain di bawah tekanan Arema FC.”
Bahkan kapten Timnas era 90-an ini menyebut, dua gol yang bersarang di gawang Borneo FC melalui tendangan penjuru dan tendangan bebas, sebenarnya sudah diantisipasi dalam latihan.
“Dua gol yang terjadi adalah dalam situasi set piece, satu dari free kick dan satu dari corner kick. Hal ini sebenarnya sudah kami antisipasi, di latihan pun kami lakukan,” ungkapnya.
Ia mengakui set piece situasi yang sangat kritis di mana kondisinya sangat berbeda dengan permainan terbuka. Arema diakui Fakhri mempunyai eksekutor yang sangat baik saat tendangan bebas terjadi.
Baca Juga: Prediksi dan Link Live Streaming Arema FC vs Borneo FC di BRI Liga 1 Sesaat Lagi
Sehingga kegagalan tersebut, menjadi pelajaran bagi skuat asuhnya untuk menatap dua laga sisa musim ini diantaranya menghadapi Madura United pada Jumat (25/3/2022).
“Kami bisa melayani Arema saat melakukan permainan terbuka, tetapi gagal mengantisipasi dalam set piece. Hal ini jadi pelajaran berharga untuk Borneo FC buat menghadapi dua laga ke depan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Kaltim Resmi Buka Penerbangan Rute Samarinda-Melak, Segini Tarifnya
-
Gubernur Rudy Mas'ud Ungkap Nasib PPPK Kaltim di Tengah Aturan APBD Baru
-
Peserta Haji Kaltim yang Wafat Tahun Ini Meningkat Akibat Cuaca Ekstrem
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker di Singapura
-
Layanan BRImo Makin Diapresiasi Nasabah, Buka Rekening Makin Mudah