SuaraKaltim.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) perbolehkan umat islam menjalankan salat tarawih berjamaah di masjid pada ramadan di April mendatang.
Menyikapi pernyataan presiden, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bontang, M Izzat Solihin mengatakan, masyarakat bisa melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid. Yang terpenting, katanya, protokol kesehatan (Prokes) tetap dijaga.
"Selaku kepala kantor Kemenag Bontang menyampaikan masyarakat untuk tetap menggunakan protokol kesehatan," ungkapnya saat dikonfirmasi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (24/3/2022).
Terlebih pemerintah telah memberikan beberapa kelonggaran, melihat perkembangan pandemi Covid-19 mulai membaik.
"Karena ini instruksi presiden dan kondisi Bontang baik, bisa menyesuaikan dengan baik," tuturnya.
Dengan begitu, kata dia pelaksanaan tarawih di bulan suci ramadan bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya. Lebih lanjut, ia juga berpesan kepada seluruh takmir atau pengurus masjid tetap memantau situasi sebelum pelaksanaan salat tarawih berjamaah.
Seperti, menyediakan sabun dan tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan alat pengukur suhu tubuh atau termometer. Selain itu, takmir bisa menyiapkan masker untuk jamaah yang tak memakai atau yang lupa membawa masker.
"Antisipasi suatu saat melihat ada jamaah tidak menggunakan masker, ini inovasi daripada pengurus masjid dalam rangka menjaga ketertiban bersama," imbuhnya.
Dengan diperbolehkan salat tarawih berjamaah di masjid, ia berharap ke depan tidak ada hal negatif terjadi yang mana mengganggu khusyuknya bulan suci ramadan.
Baca Juga: Kabar Baik! Diskop-UKMP Bontang Bakal Gelar Pasar Murah 2 Kali Selama Ramadan
"Jangan sampai nanti menimbulkan klaster," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru