SuaraKaltim.id - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur (Dapil Kaltim) Hetifah Sjaifudian mengajak budayawan dan pegiat seni budaya di kawasan calon Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk memanfaatkan Dana Indonesiana. Tujuan ajakan itu tak lain untuk menggairahkan kegiatan budaya daerah.
"Dana Abadi Kebudayaan (Dana Indonesiana) telah diluncurkan oleh Kemendikbudristek dengan dukungan Kementerian Keuangan, sehingga para pegiat seni dan budaya di Kalimantan Timur (Kaltim) harus memanfaatkan dana ini," ujarnya, melansir dari ANTARA, Jumat (25/3/2022).
Dia yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini mendukung peluncuran Dana Indonesiana yang saat ini telah tersedia. Nilainya pun tak tanggung-tanggung, senilai Rp 3 triliun secara nasional. Yakni dari 2020 senilai Rp 1 triliun dan pada 2021 ditambah lagi Rp 2 triliun.
Menurutnya, kegiatan seni budaya tak bisa dikuantifikasi secara periodik. Lantaran bisa berlangsung sepanjang tahun maupun di waktu-waktu yang tak sesuai dengan tahun anggaran. Maka menurutnya, Dana Indonesiana bakal bermanfaat bagi pemajuan budaya Indonesia.
"Untuk itu, saya sarankan pegiat seni budaya di Kaltim segera memanfaatkan Dana Indonesiana dengan cara mendaftarkan diri melalui laman Dana Indonesiana di website Kemendikbudristek RI," ujarnya.
Dia berharap, masyarakat Kaltim bisa ikut berpartisipasi merevitalisasi budaya melalui Dana Indonesiana. Karena Bumi Mulawarman telah ditetapkan menjadi IKN Nusantara.
"Sehingga pelaku budaya setempat harus mampu menjadikan Kaltim sebagai pusat budaya Indonesia," tuturnya.
Sehari sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiana melalui kegiatan Merdeka Belajar Episode 18.
Dana Indonesiana merupakan dana akumulasi dalam bentuk dana abadi yang hasil kelolaannya untuk mendukung kegiatan yang terkait dengan pemajuan kebudayaan.
Baca Juga: Canggih! Akan Ada Pengendali Banjir di IKN Nusantara
Kegiatan tersebut dapat berupa dukungan institusional bagi organisasi kebudayaan, pendayagunaan ruang publik, kegiatan seni budaya, stimulan kegiatan ekspresi budaya.
Selain itu, bisa dalam bentuk dokumentasi karya atau pengetahuan maestro, penciptaan karya kreatif inovatif, dana pendampingan karya untuk distribusi internasional, dan kajian objek pemajuan kebudayaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur