SuaraKaltim.id - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan telah menetapkan besaran zakat fitrah untuk tahun ini. Besaran tersebut disesuaikan berdasarkan kemampuan masing-masing.
Kepala Kemenag Kota Balikpapan Johan Marpaung mengatakan, ada 3 opsional besaran zakat fitrah yang ditetapkan berdasarkan hasil rapat bersama instansi, maupun organisasi Islam.
“Sudah (ditetapkan), hasilnya bervariasi. Jadi masyarakat itu silahkan memilih opsi yang sesuai dengan kemampuan dia yang selama ini dia konsumsi,” ujarnyanya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (30/3/2022).
Menurutnya, untuk besaran kadar zakat fitrah yang ditetapkan, disesuaikan dengan nilai harga beras 3 kilogram di Kota Balikpapan, yang di konsumsi setiap hari masing-masing orang.
“Ada yang Rp 45 ribu, harga tertinggi beras. Di pasaran itu Rp 15 ribu satu kilogram. Jadi kalau tiga kilogram Rp 45 ribu,” tuturnya.
Kemudian ia melanjutkan, kategori kedua beras Rp 13 ribu per kilogram. Atau besarannya Rp 39 ribu untuk 3 kilogram, dan kategori ketiga beras Rp 11 ribu per kilogram dengan besarannya Rp 39 ribu untuk 3 kilogram.
“Kalau beras kan 3 kilogram, kalau dinilai dengan uang itu bervariasi sesuai dengan yang di konsumsi masyarakat itu,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi