SuaraKaltim.id - Selama bulan suci Ramadan 1443 hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, selama bulan suci Ramadan ini, untuk pelaksanaan vaksinasi di sentra vaksin di Balikpapan Sport and Covention Center (BSCC) Dome dilaksanakan pada Senin hingga Rabu. Di mulai pukul 08.00 Wita hingga 14.00 Wita. Sedangkan, untuk hari Kamis hingga Jumat dilaksanakan di Gedung Parkir Klandasan (GPK), bukan di Gedung Kesenian.
“Khusus untuk hari Jumat pelayanan vaksinasi dibuka mulai pukul 08.00 Wita hingga 11.30 Wita,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (5/4/2022).
Dio biasa Andi Sri Juliarty disapa menambahkan, untuk kegiatan vaksinasi selain dilaksanakan di sentra vaksinasi yang sudah disiapkan Pemkot Balikpapan juga melaksanakan vaksinasi yang bekerjasama dengan pihak Puskesmas.
“Puskesmas ini juga melayani vaksinasi-vaksinasi yang akan dilaksanakan di masjid yang masuk di wilayahnya,” katanya.
Pihaknya, saat ini juga sedang berkomunikasi dengan pihak mal dan pusat perbelanjaan yang ada di Kota Balikpapan. Agar akhir pekan di Sabtu dan Minggu bisa melaksanakan vaksinasi.
“Akhir pekan kadang dimanfaatkan warga untuk mengunjungi pusat perbelanjaan, untuk itu kami akan mendekatkan pelayanan vaksinasi dengan membuka gerai di mal,” akunya.
Saat ini sejumlah jenis vaksin yang ada di DKK Balikpapan stok yang masih tersedia yakni Prizer, Moderna, Sinovac, hanya saja untuk AstraZaneca untuk di DKK Balikpapan kosong. Tapi di Polda Kaltim ketersedian vaksin jenis AstraZaneca masih ada.
“Begitu juga vaksin jenis sinopharm juga kosong saat ini masih menunggu kiriman dari Kemenkes yang dulunya hanya 7.500 dosis kami minta ditambah jadi 10 ribu dosis,” tuturnya.
Baca Juga: Dokter Reisa Menyarankan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Menjelang Buka Puasa
Katanya, kekosongan pada vaksin jenis Sinopharm di Kota Balikpapan ini karena banyak yang mencarinya dari program vaksin gotong royong untuk pemberian dosis ketiga atau booster.
“Untuk saat ini permintaan vaksinasi booster lebih mendominasi, terutama untuk pekerja pelayan publik yang sudah mencapai 39 persen,” lanjutnya.
Diketahui, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi mengumumkan dalam siaran persnya, memberi kelonggaran bagi pelaku perjalanan luar negeri dan panduan protokol kesehatan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah. Yakni lampu hijau untuk pulang kampung atau yang kerap disebut mudik tanpa melakukan tes Covid-19.
Syaratnya, wajib vaksin lengkap hingga tiga kali atau booster. Sedangkan bagi masyarakat yang baru menjalani vaksin pertama wajib tes PCR dan antigen bagi masyarakat yang baru menjalani vaksinasi hingga dosis kedua.
Momentum yang sudah lama ditunggu masyarakat sontak membuat masyarakat semakin antusias dan berbondong-bondong menjalani vaksin booster. Tidak terkecuali di Balikpapan. Salah satu sentra vaksinasi yakni di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME), diserbu warga.
“Jadi sejak Presiden RI menyampaikan siaran pers bahwa untuk mudik diperbolehkan tapi dengan syarat melengkapi vaksinasi, maka terjadi lonjakan hingga 100 persen, permintaan dosis tiga itu sampai 2 ribu peserta bahkan lebih,” bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah