SuaraKaltim.id - Seorang pria berumur (55) ditemukan tidak bernyawa di sebuah rumah indekos yang berada di HOP 2, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, sekira pukul 09.00 Wita pagi tadi. Diketahui pria tersebut berinisial AR yang merupakan salah satu kontrak di salah satu perusahaan.
Kasat Reskrim Polres Bontang IPTU Bonar Hutapea menjelaskan, orang ini tinggal sendiri dan memiliki penyakit riwayat diabetes. Saat ditemukan, kondisi mayat tengkurap dan kondisi badan sudah membengkak dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. AR sudah tidak bisa dihubungi sejak Jumat (8/4) lalu.
"Di sekitaran mayat ada obat - obatan jadi dia ini sedang dalam perawatan. Informasi sih tadi dia ditemukan memakai baju kerja lengkap dan sudah sekira 3 harian dia meninggal," kata IPTU Bonar saat ditemui di lokasi kejadian, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (11/4/2022).
Saat ini mayat dibawa ke RS LNG Badak untik dilakukan otopsi luar. Sementara hasil dari olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Ini di bawa untuk diotopsi. Dia seorang ayah yang memiliki 4 orang anak. Tidak ditemukan juga ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuhnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas