SuaraKaltim.id - Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutedjo memastikan aksi demontrasi yang dilakukan massa di sejumlah daerah di Kaltim pada Senin (11/4/2022), dipastikan berlangsung aman dan tertib.
“Alhamdulilah secara situasional, Kaltim dalam kondisi aman dan tertib. Alhamdulilah gak ada (kericuhan),” ujarnya kepada awak media, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (12/4/2022).
Ia mengatakan, aksi demonstrasi yang berlangsung di Kaltim terjadi di empat titik, yakni Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang dan Kutai Timur (Kutim). Sedangkan, 6 daerah lain tak ada aksi demonstrasi.
“Di lokasi Kaltim, khususnya tempat-tempat yang ada aksi unjuk rasa. Kita sudah upayakan pelayanan kepada adik-adik mahasiswa,” katanya.
“Jadi adik-adik mahasiswa kita (buat) perlakukan seperti anak kita sendiri. Kita layani dengan baik aspirasinya, kita terima, kita jaga,” imbuhnya.
Meski begitu. Pihaknya juga mewaspadai “penumpang gelap” dalam aksi yang mayoritas dilakukan mahasiswa. “Sehingga kita harapkan jangan sampai ada penyusup-penyusup yang ingin menciderai, apa yang disampaikan adik-adik mahasiswa,” ujarnya
Dia menambahkan, untuk memastikan keamanan selama aksi demonstrasi Polda Kaltim bersama seluruh Polres mengerahkan personil sekitar 2.000-an.
“Keseluruhan sampai angka 2.000-an dengan polres jajaran,” sebutnya saat memantau jalannya aksi demo mahasiswa di depan kantor DPRD Balikpapan.
Baca Juga: Pacaran dengan Anggota TNI, Viral Video Mahasiswi Beberkan Percakapan Jelang Ikut Demo
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'