SuaraKaltim.id - Hendra (39), warga Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang diamankan pihak kepolisian lantaran nekad membakar rumah milik orang tuanyasendiri pada Kamis (22/4/2022). Peristiwa tersebut juga mendadak beredar di media sosial serta mendapatkan respon cepat dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama sejumlah relawan.
Usai mendapatkan informasi tersebut, Pemadam beserta jajaran relawan Kota Samarinda langsung mendatangi lokasi kejadian dengan menurunkan unit fire truck. Beruntungnya, api cepat dipadamkan oleh warga yang melihat kepulan asap dari rumah tersebut dengan menyiramkan air ke arah kobaran api.
Setelah ditelusuri, ternyata penyebab kebakaran sengaja dilakukan oleh anak dari pemilik rumah yakni, Hendra. Peristiwa tersebut kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Sungai Pinang guna ditindaklanjuti.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Noor Dhianto mengungkapkan bahwa benar peristiwa tersebut terjadi karena ulah dari seorang pria bernama Hendra. Ia juga menyebutkan bahwa pria yang tak memiliki pekerjaan tetap itu sebelum melakukan pembakaran tiba-tiba marah kepada orangtuanya. Bahkan ia juga sempat menendang pintu kamar orangtua kandungnya itu.
Usai memarahi orangtuanya, ia juga mengancam bahwa dirinya akan membakar rumah. Takut dengan ancaman tersebut, orangtua bersama adik kandungnya pun memilih untuk keluar dan meninggalkan pelaku seorang diri.
Tak berselang, pelaku pun nekad membakar rumah dengan menggunakan tumpukan baju dan sepanduk yang sebelumnya telah dicelupkan ke dalam bahan bakar. Akibat kobaran api yang sempat membesar, kasur beserta dinding rumah pun habis dilahap api. Selain itu api juga sempat menjilat tangga di rumah tersebut.
"Jadi yang terbakar itu kasur, dinding rumah dan tangga," kata Kapolsek Sungai Pinang, AKP Noor Dhianto saat dikonfirmasi awak media, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Sabtu (23/4/2022).
Setelah melakukan aksi pembakaran tersebut, pelaku sempat berusaha bersembunyi di sekitar kawasan tersebut. Namun, upayanya gagal setelah aparat kepolisian dari Polsek Sungai Pinang melakukan penangkapan dan selanjutnya ia pun digelandang ke tahanan Sel Polsek Sungai Pinang.
Sesampainya di Polsek Sungai Pinang, Hendra kemudian dimintai keterangan atas perbuatannya serta diminta untuk melakukan tes urine. Dari hasil tes urine yang dilakukan, hasilnya ternyata positif.
Baca Juga: Lepas Jonatan Christie Cs, Ketum PBSI Berharap Indonesia Pertahankan Gelar Piala Thomas
"Kami sudah lakukan tes urine juga, dan hasilnya positif," ungkapnya.
AKP Noor Dhianto mengatakan bahwa ternyata Hendra sempat menjalani rehabilitasi di BNN, bahkan mendapatkan perawatan kesehatan oleh pihak kesehatan dari rumah sakit jiwa Samarinda.
Atas itu, pihak kepolisian akan melakukan koordinasi dengan pihak BNN dan pihak rumah sakit jiwa Samarinda, sekaligus berkomunikasi dengan pihak keluarga pelaku.
"Nanti selanjutnya kami akan koordinasi dengan pusat rehabilitasi BNN dan selanjutnya kita akan melakukan rekomendasi ke keluarga untuk melakukan pengobatan ke rumah sakit jiwa," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng