SuaraKaltim.id - Kebutuhan uang kartal pada jelang lebaran 2022 ini diperkirakan naik 43 persen. BI Balikpapan menyiapkan Rp 3,1 trilun, kebutuhan uang kartal pada ramadan dan lebaran 2022.
Sebelum pandemik 2019 lalu, kebutuhan penukaran uang kartal mencapai Rp 1,78 trilun. Namun saat ini mendekati lebaran 2022 (H-11) sudah mencapai Rp 1,6 triun.
“Ini menandakan sektor-sektor komsumsi rumah tangga, belanja dan ATM telah mengasur-angsur normal. BI Balikpapan siap penuhi kebutuhan uang sisi nominal maupun pecahan. BI Balikpapan Siapkan Rp3,1 triliun atau 196 persen dari proyeksi kebutuhan ramadan 2022,” jelas Kepala Perwakilan Kantor BI Balikpapan R Bambang Satyo Pambudi, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (25/4/2022).
BI Balikpapan yang mencakup wilayah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser menyiiapkan 114 titik layanan penukaran uang.
“Kalau masyarakat mau menukar uang ada 114 titik perbankan yang siap melayani penukaran. Teman-teman juga sudah dokumentasikan ada beberapan bank sudah melayani,” ujarnya.
Selain itu, BI Balikpapan membuka kas keliling masyarakat pada 19 dan 21 April pasar Segar Balikpapan.
“Yang menukar bisa melakukan di aplikasi pintar di website https;pintar.bi.go.id ikuti petunjuk yang tersedia. Diaplikasi pintar saya dikabari itu sudah penuh juga ya. Di pasar segar hanya melayani saja karena masyarakat mendaftar secara online lewat aplikasi online,” jelasnya.
Selain itu BI Balikpapan juga bekerjasama dengan beberapa aparat di Kodim Balikpapan, Polda, Brimob dan Danlanal.
“Kita melakukan kerjasama penukaran secara kolektif,” tambahnya.
Baca Juga: Bersiap Silaturahmi Lebaran Pakai Sepeda Motor? Jangan Lupa Lakukan Peregangan Otot
Ia menambahkan BI Balikpapan juga memastikan ketersedian uang di wilayah seperti PPU dan Paser pada jelang lebaran termasuk Kaltara, Palu.
“Sebagai depo kas wilayah. Kita juga jadi kasnya beberapa Kpw terdekat seperti melayani kasnya KPw BI Kaltim,kita juga kirimi kesana, ke Kaltara dan juga wilayah Kas di Palu,” sebutnya.
“Kita juga memiliki kas titipan di BPD Kaltim tanah paser kerjama dengan BPD. Seperti menaruh kas di bank Kaltimtara melayani perbankan di tanah paser. Ini untuk mendekatkan pelayanan,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar
-
Masyarakat Kaltim PBI JK Tak Aktif Masih Bisa Berobat Bermodal KTP
-
Warga Kaltim Diminta Reaktivasi PBI JKN di Dinas Sosial Terdekat
-
Kaltim Berencana Aktifkan Ribuan Sumur Minyak Tua demi Dongkrak PAD