SuaraKaltim.id - Paus Fransiskus menyebutkan, bahwa 47 jurnalis gugur dan lebih dari 350 lainnya dibui tahun lalu. Hal itu disampaikannnya, saat memberikan penghormatan kepada para wartawan yang gugur atau yang dipenjara selama menjalankan tugas mereka.
"Saya mempersembahkan penghargaan kepada para awak media yang membayar langsung untuk hak ini," katanya, seperti dikutip Antara, Senin (2/5/2022).
Ia pun mengaku, membela kebebasan pers dan menyanjung awak media yang berani melaporkan "luka kemanusiaan."
Saat berbicara di hadapan ribuan orang dalam pidato mingguan di Alun-alun St.Peter, Paus mencatat bahwa 3 Mei akan menjadi Hari Kebebasan Pers Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sedangkan menurut organisasi PBB yang mendukung Hari Kebebasan Pers Dunia, UNESCO, awal tahun ini mengatakan bahwa 55 jurnalis dan pekerja media gugur sepanjang 2021.
"Terkhusus terima kasih bagi mereka, yang dengan berani, memberitakan kepada kita tentang luka kemanusiaan," kata Paus.
Bulan lalu, Paus memberikan penghargaan kepada para wartawan yang gugur selagi meliput perang Rusia-Ukraina. Dirinya berharap,Tuhan akan membalas mereka karena telah melayani kebaikan bersama.
Organisasi perlindungan wartawan Commitee to Protect Journalists menyatakan, sedikitnya tujuh jurnalis gugur saat meliput perang di Ukraina.
Namun,komite yang bermarkas di New Yor itu mengatakan masih menyelidiki apakah ada jurnalis-jurnalis lain yang terbunuh karena tugas mereka.
Baca Juga: Jelang Hari Kebebasan Pers 3 Mei, Paus Fransiskus Beri Penghormatan Pada Wartawan yang Gugur
Adapun Reporters Without Borders, yang berbasis di Paris, menyebutkan telah mencatat sejumlah serangan langsung yang menargetkan jurnalis --yang memakai pita lengan bertuliskan "Pers" di Ukraina.
Berita Terkait
-
Jelang Hari Kebebasan Pers 3 Mei, Paus Fransiskus Beri Penghormatan Pada Wartawan yang Gugur
-
Hormati Wartawan Gugur, Paus Fransiskus Bela Kebebasan Pers
-
Tabrakan Beruntun! Agus Tabrak Ibu Kandungnya saat Mudik hingga Tewas
-
PT Tiran Polisikan Direktur Kelompok Delapan Indonesia, Terkait Dugaan Berita Bohong
-
Paus Fransiskus Beri Penghormatan untuk Wartawan yang Gugur saat Bertugas
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim