SuaraKaltim.id - Penumpang di Pelabuham Feri Kariangau dalam 2 hari kemarin pasca libur lebaran mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Hal itu terlihat dari antrean kendaraan roda 4 yang cukup panjang, hingga mencapai gerbang pelabuhan.
Koorsatpel Pelabuhan Penyeberangan Kariangau Balikpapan, Karlos mengatakan, sudah 2 hari ini penumpang ada lonjakan yang sangat signifikan. Terutama dalam penggunaan kendaran pribadi roda 4 yang lebih dominan dibandingkan dengan kendaraan roda 2 di wilayah tersebut.
“Penyebab adanya antrean hingga pintu gerbang, karena kapasitas dermaga yang ada di Penajam Paser Utara (PPU) cuma 2, yang di sini (Pelabuhan Feri Kariangau) kami maksimalkan sampai 4, tapi tetap berpengaruh pada pelayanan di pelabuhan Penajamnya, disini kami ikuti prosedur yang ada maksimalkan,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (5/5/2022).
Ia melanjutkan, kalau antisipasi dalam melayani lonjakan penumpang, pihaknya telah menyiapkan loket darurat. Sehingga, antrean di loket ada 2 jalur.
“Termasuk untuk pengamanan dan pelayanann kami siapkan ruang tunggu, ketika ada penumpang pejalan kaki dan yang menggunakan sepeda motor kelelahan bisa istirahat di ruang tunggu,” akunya.
“Karena 2 hari ini banyak warga silaturahmi ke PPU, sehingga terjadi lonjakan penumpang yang ingin menyeberang, meski begitu tidak ada kejadian menonjol, karen para pengguna jasa juga sadar adanya lonjakan,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas