SuaraKaltim.id - Puncak arus balik lebaran yang jatuh hari ini, Minggu (8/5/2022) berjalan lancar di Pelabuhan Lok Tuan. KM Binaiya yang mengangkut 957 penumpang asal Sulawesi Selatan (Sulsel) tiba pukul 12.00 Wita di Pelabuhan Lok Tuan.
Para pemudik tumpah ruah memadati pelabuhan. Mereka yang baru pulang kampung, turut membawa anggota keluarganya ke Bontang.
Koordinator PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, pelayaran perdana setelah libur lebaran ini banyak ditumpangi pemudik.
"Memang ini jadwal perdana setelah lebaran. Terlihat kepadatan juga cukup mewarnai turunnya penumpang," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (8/5/2022).
Salah satu penumpang, Maji mengatakan, habis berlebaran dengan sanak familinya di kampung halaman. Ia berangkat saat bulan Ramadhan kemarin bersama istrinya.
"Iya saya ikut dari Pelabuhan Awerange menuju ke Bontang setelah lebaran bersama keluarga di sana," katanya.
Sebagian penumpang lainnya mengaku baru kali pertama datang ke Bontang. Mereka ikut bersama keluarganya untuk mengadu nasib di Kota Taman.
Wakil Walikota Bontang Najirah berpesan agar para warga asal luar segera mengurus administrasi kependudukan selama di Bontang. Untuk peluang kerja, dia mengaku seluruh warga berkesempatan melamar pekerjaan di Bontang. Namun, sesuai regulasi perusahaan wajib memprioritaskan warga lokal dalam perekrutan pekerja.
"Kota industri memang begini, akan banyak pendatang baru. Tapi kami minta supaya mereka mengurus kelengkapan administrasi," pungkasnya.
Baca Juga: Jumlah Pemudik dan Warga Perjalanan Balik di Terminal Kampung Rambutan 'Masih Sepi'
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pemprov Kaltim Jawab Isu Anggaran Makan-Minum Gubernur Capai Rp25 Miliar
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tetap Ngantor Meski Didemo, Bakal Temui Massa Aksi?
-
Niat Salat Istighosah Berjamaah dan Bacaan Doa yang Digelar Pemprov Kaltim Jelang Aksi 21 April
-
Jelang Demo Besar-besaran 21 April, Pemprov Kaltim Gelar Salat Istighosah Berjamaah
-
PMTI Kaltim Deklarasi Dukung Yulius Selvanus Lumbaa Kembali Pimpin Pusat