SuaraKaltim.id - Putra kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rayyanza Malik Ahmad menuai pujian dari netizen berkat kepintarannya dalam berakting.
Bahkan netizen menyebut, bakat akting dari adik Rafathar Malik Ahmad ini lantaran menuruni keahlian dari Raffi Ahmad yang sukses di dunia entertainment.
Video unggahan kelucuan baby Rayyanza menjadi viral di sosial media. Saat itu, baby Rayyanza bersama pengasuhnya, sedang dites bagaimana caranya berekspresi menangis dan tertawa.
Ketika pengasuhnya mengatakan menangis, Babay Rayyanza seketika mewek dan berkaca-kaca. Lalu pengasuhnya menyuruhnya tertawa, baby Rayyanza tersenyum kembali.
Tanggapan netizen
Melalui unggahan video TikTok @ahaloz, warganet dibuat gemes dengan tingkah lucu baby Rayyanza. Tidak hanya itu, warganet juga memuji bakat akting dari baby Rayyanza.
"Masih kecil aja udah pinter acting apalagi udah besar," tulis @az***
"Kayaknya ini yg nerusin Raffi Ahmad di dunia entertaiment," tulis @use***
"Dari semua bayi cuman rayyanza yg kalo ngeliatnya tuh gapernah ngebosenin," tulis @And***
Baca Juga: Geger Video Cewek Baju Merah Asyik Nyedot Pakai Bong, Warganet Duga Lagi Live Isap Sabu
"Pas ketawa mirip nagita. pas manyun manyun kek raffi wkwkw," tulis @awk***
Kontributor: Sekar Wati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi