SuaraKaltim.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang melakukan evakuasi yang cukup dramatis terhadap seekor buaya di kawasan wisata Hutan Mangrove Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Kelurahan Gunung Elai pada, Rabu (11/5/2022) kemarin.
Demi menangkap buaya berukuran 2 meter itu petugas harus berjibaku di bawah air dengan banyak penghalang akar mangrove.
Kadisdamkartan Kota Bontang, Amiluddin mengatakan pihak pengelola wisata meminta buaya yang berpotensi mengancam wisatawan karena ukurannya cukup besar tersebut untuk dievakuasi.
“jadi petugas diturunkan menangkap reptil ukuran 2 meter itu," katanya, melansir Klik Kaltim -jaringan suara.com-, Kamis (12/5/2022).
Untuk mengevakuasi buaya tersebut, sedikitnya 6 petugas diturunkan. Evakuasi tersebut dilakukan untuk meberikan rasa aman bagi para wisatawan.
Setelah berhasil dievakuasi, hewan reptil itu dibawa ke Markas Komando.
Selanjutnya, pada malam hari langsung diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk ditaruh ke tempat yang lebih layak.
"Karena di sini tidak ada tempat penangkaran buaya jadi diserahkan ke BKSDA tadi malam sudah diambil," tutupnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah 18 Orang, 2 Daerah Masih Zona Hijau
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Kaltim Bertambah 18 Orang, 2 Daerah Masih Zona Hijau
-
Nama Denni Mappa Ada di Bursa Calon Wakil Wali Kota Balikpapan, Demokrat: Kita Optimis
-
NTP Naik 0,79 Persen, Petani Bumi Mulawarman Makin Makmur
-
Prakiraan Cuaca Kaltim 11 Mei 2022, Beberapa Wilayah Masih Tetap Diperkirakan Bakal Alami Hujan Lebat
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'