SuaraKaltim.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan manajemen PT Bayan Resources di lantai III Gedung D Kantor DPRD Kaltim, Selasa (17/5/2022) kemarin.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun memimpin jalannya RDP yang berlangsung alot tersebut. Ia menjelaskan, RDP itu membahas penyaluran dana CSR yang ramai dan menjadi polemik belakangan ini.
Yaitu dana CSR PT Bayan Resources yang disalurkan ke sejumlah universitas di luar wilayah Kaltim. Terkait hal tersebut, Humas PT Bayan Resources, Syahbuddin, menjelaskan bahwa dana itu sebenarnya bukan merupakan dana CSR. Melainkan bantuan pribadi dari owner atau pemilik perusahaan.
"Mereka sudah mengklarifikasi bahwa dana yang disalurkan ke universitas di Jawa itu bukan dana CSR, melainkan bantuan pribadi dari ownernya," ungkapnya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (18/5/2022).
Hingga saat ini PT Bayan Resources sendiri mengklaim telah menyalurkan dana CSR ke Kaltim sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meski begitu hal tersebut belum dipastikan kebenarannya.
Karenanya, DPRD Kaltim dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus untuk mengevaluasi serta melakukan investigasi langsung terkait realisasi dana CSR dari PT Bayan Resources itu.
Samsun juga menjelaskan bahwa evaluasi tersebut tidak hanya ditujukan pada satu perusahaan itu saja, namun seluruh perusahaan di Kaltim yang memiliki Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu bara (PKP2B).
"Mereka juga klaim bahwa dana CSR sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tapi ini akan dievaluasi oleh DPRD. Bukan hanya PT Bayan Resources saja, tapi semua PKP2B di Kaltim," tandasnya.
Baca Juga: Bayan Resources Klarifikasi Soal Dana CSR, Sebut Bakal Ada Komunikasi ke Perguruan Tinggi di Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar