SuaraKaltim.id - Hingga saat ini kasus Covid-19 trennya mulai melandai, hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi warga Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, sampai saat ini kasus Covid-19 terus melandai di Kota Minyak. Terkini, Balikpapan masih menunggu instruksi Mendagri yang akan keluar berkaitan status levelnya.
“Mengenai kebijakan pusat untuk pelonggaran pemakaian masker di luar ruangan kita mendukung saja, tetapi kalau di dalam gedung berharap masih pakai masker,” ujarnya saat diwawancarai, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (23/5/2022).
Terkait kegiatan vaksinasi Covid-19 di Balikpapan, katanya, terus dilakukan. Walaupun DKK dan UPT puskesmas memiliki tugas untuk melancarkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), maka pihaknya berbagi tugas.
“DKK dan Puskesmas fokus untuk BIAN, untuk percepatan vaksinasi Covid kami dibantu TNI Polri, KKP dan relawan lainnya untuk Covid,” aku Dio sapaan Andi Sri Juliarty.
Sementara itu, untuk pelaksana vaksinasi booster, dia mengaku memang secara teori medis ada penurunan. Tapi katanya hal itu bergantung dari masing-masing kondisi fisiknya.
"Mengenai booster lagi belum terima informasinya. Tapi saran kami lebih baik kita fokus selesaikan booster untuk masyarakat dulu,” akunya.
“Di Balikpapan presentase booster sudah di 36 persen secara umum, kendala mungkin masyarakat cukup puas dengan hanya dua dosis dan melihat kasus melandai, tapi sebaiknya dilakukan,” pungkasnya.
Baca Juga: Taman Tematik Orchidarium Dikembangkan di Balikpapan, Libatkan 3 Perusahaan Migas Ternama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'