SuaraKaltim.id - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan atau ASDP Cabang Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menerapkan penyesuaian tarif penumpang kapal rute Pelabuhan Batulicin-Tanjung Serdang Kotabaru sebesar 11-17 persen.
"Penyesuaian ini tarif penumpang berdasarkan keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 188.44/0407/KUM/2022 dan keputusan Direksi PT ASDP Persero Nomor KD.70/OP.040/ASDP/2022," kata Kepala PT ASDP Cabang Batulicin Justan Gafaru di Tanah Bumbu Kamis (26/5/2022).
Ia mengatakan, penyesuaian tarif penumpang akan diberlakukan mulai 10 Juni 2022 dengan rincian tarif penumpang kelas ekonomi dewasa dari Rp8.000 menjadi Rp10.000.
Kendaraan golongan I dari Rp12.000 menjadi Rp15.000. Kendaraan golongan II Rp25.000 menjadi Rp29.000, kendaraan golongan III Rp67.000 menjadi Rp85.000.
Golongan IV kendaraan penumpang Rp166.000 menjadi Rp186.000, golongan IV kendaraan barang Rp147.000 menjadi Rp167.000.
Golongan V kendaraan penumpang Rp290.000 menjadi Rp315.000, golongan V kendaraan barang Rp260.000 menjadi Rp285.000.
Menurut Justan, keputusan dan penyesuaian tarif jasa angkutan penyeberangan Batulicin-Tanjung Serdang dan sebaliknya karena pada tahun 2015 dan 2016, PT ASDP telah menurunkan tarif penumpang sebanyak dua kali dan sampai saat ini belum mengalami perubahan penyesuaian tarif selama enam tahun.
Selain itu, harga pokok produksi (HPP) sesuai formula perhitungan yang berlaku masih lebih tinggi HPP dari pada jasa angkut yang berlaku, beban biaya operasional semakin tinggi, upah minimum provinsi (UMP) atau upah minimum regional (UMR) setiap tahun juga mengalami kenaikan.
Meningkatnya biaya perawatan, docking, alat keselamatan, biaya pelumas, suku cadang dan meningkatnya biaya standar pelayanan minimum.
"Maka dari itu PT ASDP Persero bersama pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyepakati untuk melakukan penyesuaian tarif sebesar 11 persen dan secara terpadu sebesar 17 persen," jelasnya.
Diterapkan penyesuaian tarif, PT ASDP juga menyesuaikan dan meningkatkan pelayanan kepada calon penumpang kapal dengan memberikan fasilitas pembelian tiket non tunai artinya calon penumpang lebih mudah untuk mendapatkan tiket tanpa harus antri lebih lama.
Mengoperasikan dermaga atau plengsengan di Tanjung Serdang sehingga proses bongkar muat lebih cepat, memperbaharui perlengkapan dan alat-alat keselamatan kapal agar calon penumpang lebih merasa aman saat berlayar.
"Kami atas nama PT ASDP Persero terus berkomitmen akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat atau calon pengguna jasa yang berpedoman pada BUMN hadir untuk negeri," terang dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air