SuaraKaltim.id - Sudah menjadi kewajiban bagi Anggota Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum tugasnya. Salah satunya untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan dan ancaman, selama proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim.
Seperti yang dilaksanakan personel Ops Nusantara Polda Kaltim Senin (30/5/2022). Melansir Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (1/6/2022), pengamanan dilakukan di wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).
"Kegiatan diawali dengan apel pagi. Kemudian, dilanjutkan dengan melaksanakan giat patroli peninjauan Titik Nol IKN. Hal itu dilakukan untuk memastikan situasi tetap dalam keadaan kondusif," ucap Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan patroli Sambang Kamtibmas bersama Ibu RT 10 Bumi harapan guna menggali informasi terkait permasalahan Lahan di sekitar IKN.
Selain itu, regu patroli juga melaksanakan peninjauan aktivitas warga mendirikan bangunan yang masuk ke dalam kawasan KIPP di daerah Patok 16.
Kegiatan itu, juga dilakukan guna memonitoring Kondusifitas Kamtibmas di sekitar wilayah pembangunan IKN dan mengantisipasi adanya tindakan yang dapat mengganggu proses pembangunan IKN.
Untuk diketahui, pembangunan IKN di wilayah Sepaku memasuki tahap pembangunan awal. IKN Nusantara sendiri berada di wilayah Sepaku di Penajam Paser Utara (PPU) dan Samboja di Kutai Kartanegara (Kukar).
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Isran Noor menyebutkan bahwa IKN Nusantara adalah warisan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Orang nomor satu di Kaltim itu mengatakan, pemindahan IKN akan menjadi warisan Presiden Jokowi. Bahkan katanya, hal itu bisa jadi tonggak sejarah bangsa Indonesia dan akan selalu dikenang sepanjang masa.
Baca Juga: Profil Isran Noor, Gubernur Kaltim yang Sebut Pemindahan IKN Warisan Jokowi
“Disitulah cita-cita seorang presiden akan menaruhkan sebuah legasinya (warisan), nanti setelah dia selesai akan dikenang sepanjang masa,” ujarnya, dikutip dari sumber yang sama, Minggu (29/5/2022).
Menurutnya, Presiden Jokowi mewujudkan cita-cita 3 presiden sebelumnya. Di mana ketiga presiden itu juga ingin memindahkan IKN. Ketiga presiden yang dimaksudkan IsRran Noor ialah Presiden Soekarno, Soeharto hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Jadi Pak Jokowi itu menurut saya dia ahli surga. Kenapa? Karena dia mewujudkan cita-cita tiga presiden sebelumnya untuk memindahkan Ibukota,” sebutnya.
“Satu Bung Karno, kedua Bung Harto (Suharto), ketiga SBY. Dua sudah meninggal, satu SBY belum meninggal. Mewujudkan,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
GoPay Bisa Tarik Tunai di ATM BRI dan CRM, Ini Panduan Lengkapnya
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026
-
4 Sepatu Running Lokal yang Populer, Nyaman Maksimal buat Lari Harian
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan