SuaraKaltim.id - Emmeril Kahn Mumtadz masih belum ditemukan hingga kini. Pencariannya yang sudah memasuki hari ketujuh, menjadi hari terakhir bagi Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dan Atalia Praratya berada di Bern, Swiss.
Eril yang merupakan anak sulung Ridwan Kamil ini dikabarkan menghilang lantaran terseret arus di Sungai Aare pada 27 Mei 2022 lalu. Pihak keluarga Ridwan Kamil pun memutuskan untuk melakukan salat gaib buat Eril. Salat gaib ini bertujuan untuk mendoakan Eril.
Salat gaib adalah ibadah yang biasa dilakukan umat islam untuk jenazah tanpa ada mayat di hadapannya. Sama seperti salat jenazah, salat gaib bertujuan untuk mendoakan mayit, agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Dari keterangan kakak kandung Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, pihak keluarga sudah berkonsultasi dengan ulama mengenai pelaksanaan salat gaib dengan syariat Islam untuk Eril, apapun yang menjadi takdirnya nanti.
"Salat gaib dilakukan bukan mendahului nasib dari Eril yang belum mendapat titik terang. Namun hal itu merupakan salah satu bagian dari ikhtiar pihak keluarga besar," ucapnya, dikutip Kamis (2/6/2022).
Upaya ikhtiar dalam pencarian Eril pun masih terus dilakaukan oleh berbagai pihak di Swiss. Adapun hasilnya nanti akan seperti apa keluarga Ridwan Kamil mengaku sudah ikhlas.
Diberitakan sebelumnya, ibunda dari Eril, Atalia Praratya sendiri mengunggah pesan menyentuh di akun Instagramnya. Wanita nomor satu di Jabar itu berpamitan dengan sang anak, Eril.
Pesan menyentuh tersebut ramai dikomentari publik. Banyak dari mereka yang mendoakan agar Ridwan Kamil dan keluarganya bisa tabah menghadapi musibah ini. Berikut pesan menyentuh Atalia yang ditulis di keterangannya:
"Ril… mamah pulang dulu ke Indonesia, ya..
Baca Juga: Duduk Bersimpuh Bersama Ridwan Kamil dan Putrinya, di Depan Sungai Aare Atalia Pamit ke Eril
Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah swt, dimana pun kamu berada…
Insya Allah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan atau kekurangan apapun. Bahkan kamu akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia dan kebahagiaan yang tak pernah putus.
Disini, di sungai Aare yang luar biasa indah dan cantik ini, mamah lepaskan kamu, untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat.
Seperti yang pak walikota sampaikan,
“The city of Bern will forever be deeply connected to us…”
Doa terbaik mamah dalam setiap helaan nafas,
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026