SuaraKaltim.id - Setelah disentil Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Bontang akhirnya PT Kalimantan Agung Perkasa (KAP) membuka lowongan untuk masyarakat lokal di Bontang. Sub kontraktor tersebut diketahui bekerja di Kawasan Industri Estate (KIE) bagian repainting structural prilling tower.
Kepala Disnaker Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, setelah dipanggil PT KAP langsung membuka lowongan sebanyak 3 orang di bidang painting di hari yang sama.
Dari hasil pertemuan total ada 31 pekerja, sebanyak 10 diantaranya dari luar daerah selebihnya berasal dari Kota Bontang. Meski demikian, Disnaker tetap mengingatkan agar PT KAP tetap membuka lowongan sesuai dengan Perda yang berlaku.
"Jadi PT KAP membuka lowongan dan itu yang harusnya dilakukan sejak awal," katanya, KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (7/6/2022).
Alasan PT KAP merekrut tenaga kerja dari hubungan personal. Dengan hanya meminta info pekerja lain apakah ada calon tenaga kerja yang sesuai spesifikasi.
Apalagi, rekrutmen tanpa melalui Disnaker. Hal itu sudah tentu melangkahi dan mencederai amanat Perda.
"Istilah spesifikasi pekerja yang bisa bekerja pengecatan di atas ketinggian tertentu. Buka saja dulu lah dari Disnaker kalau tidak ada sesuai spesifikasi baru bisa buka diluar," sambungnya.
Di dalam lowongan yang dibuka, pelamar diminta memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan. Mulai dari pengalaman minimal 3 tahun.
Beberapa perusahaan di Bontang sempat mendapatkan teguran dari Disnaker Bontang. Lantaran, membawa pekerja asal luar daerah.
Baca Juga: Forum Honorer Bontang Tanyakan Nasib Mereka ke Pemkot: Para Honorer Was-was
Hal itu menjadi sorotan Disnaker Bontang karena dianggap melanggar Perda. Disnaker Bontang juga menganggap, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dari perusahaan yang ada di Bontang, bisa terpenuhi dengan kualitas dan kuantitas warga Bontang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi