SuaraKaltim.id - Sekolah Tinggi Menengah Atas (SMA) di Balikpapan hanya ada 9 dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) cuma ada 6, yang berarti cuma ada 5.800 siswa SMA di Kota Minyak. Angka tersebut tak sebanding dengan jumlah siswa Sekolah Menengah Pertama di sana.
Hal itu dibeberkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim wilayah Kota Balikpapan Tamrin Ismanto.
Ia menyebutkan, di 2022 ini, ada 12 ribu anak lulusan SMP yang akan masuk dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA atau SMK.
“Seperti kita ketahui di Balikpapan cuma ada 9 SMA Negeri dan 6 SMK Negeri total hanya bisa menampung 5.800 siswa,” ucapnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (16/6/2022).
Baca Juga: Istri Digoda Siswa SMA, Hengky Kurniawan Acungkan Botol Air Mineral
Sehingga diperlukanlah sekolah sekolah lanjutan atas yang swasta, mereka juga harus bersaing dalam memberika kualitas pendidikan sehingg bisa menarik minat siswa untuk bersekolah disana.
“Inilah tugas dan fungsi guru-guru untuk bisa memberikan pengajaran yang terbaik kepada siswa-siswa, sehingga sekolah swasta tidak kalah dengan sekolah negeri,” tegasnya.
Sedangkan, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengajak para orangtua untuk selalu menanamkam nilai- nilai agama kepada anak-anak. Tujuannya, agar menjadi prisai pelindungan kehidupannya.
“Mudah-mudahan momentum ini bisa menjadi penyemangat buat kita semua, pentingnya pendidikan agama kepada anak- anak kita diera kemajuan teknologi seperti saat ini,” ujarnya,
Apalagi katanya, Balikpapan sebagai penyangga IKN semua aspek kehidupan akan ada di kota dengan julukan Kota Beriman tersebut. Sehingga, harus memahami budaya yang ada di Kota Baliipapan.
Baca Juga: Rahmad Mas'ud Minta Pegawainya Biasakan Diri Baca Al-Qur'an Sebelum Masuk Kerja
Orang nomor satu di Balikpapan ini juga mengajak para orangtua menanampak nilai agama sejak dini. Mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.
Berita Terkait
-
Ulasan Film China Just for Meeting You: Manisnya Romansa Remaja saat SMA
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Inovasi Berkelanjutan! Siswa SMAN 4 Denpasar Ciptakan Pembersih Sepatu dari Limbah Pisang
-
Dorong Anak SMA untuk Gunakan AI, Nasihat Gibran Dicibir: Kasihan Gurunya
-
Bukber Asyik di Samarinda & Balikpapan: Ini 5 Kafe serta Restoran Pilihan untuk Ramadan!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN