SuaraKaltim.id - Gubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi kegiatan pelatihan penguatan ketahanan nasional oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI. Kegiatan itu berlangsung di Balikpapan, Senin (20/6/2022).
Orang nomor satu di Benua Etam itu berharap, melalui pelatihan ini yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam memelihara ideologi keanekaragaman di Kalltim bisa terwujud.
Termasuk, membentuk kebersamaan masyarakat Kaltim. Khususnya dalam mengawal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Saya menilainya ini sangat penting karena ini upaya dalam menjaga, mempertahankan dan mengembangkan sebuah kesadaran dan kebangsaan masyarakat kita dalam memlihara keutuhan ini, memelihara ideologi untuk diri kita sendiri, memelihara bagaimana keanekaragaman kita ini bisa terbangun dengan baik dan bisa diwujudkan untuk kepentingan masyarakat termasuk untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) ini mengatakan, kebersamaan tersebut dibutuhkan untuk mengawal proses pembangunan di Kaltim. Karena, di Bumi Mulawarman sendiri ada berbagai kelompok masyarakat serta organisasi.
Sehingga menurutnya, kebersamaan membangun haru ditanamkan. Tujuannya agar pembangunan yang diinginkan bisa terwujud dengan baik.
“Kan kalau tidak ada kebersamaan, nggak ada pembangunan itu, kacau nanti, bisa ribut, bisa tidak tercapai itu pembangunannya. Apalagi wartawan, jangan gosok-gosok, tukang kipas. Penting itu wartawan, kalau yang hoax-hoax bukan wartawan,” ujarnya.
Adanya kegiatan oleh Lemhanas ini sangat membantu program Pemerintah dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki jiwa kebangsaan tinggi serta ideologi yang baik.
“Saya merasa terbantu didalam membangun kebersamaan di Kaltim,” tandasnya.
Baca Juga: Menko Luhut dan Ketua PBNU Temui Pangeran Arab Saudi, Minta Kuota Haji Ditambah
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar