SuaraKaltim.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyebutkan, perbaikan fasilitas sekolah memerlukan keterlibatan masyarakat.
Perbaikan sarana prasarana pendidikan skala kecil menurut Ketua Komisi II DPRD PPU Wakidi, tidak semestinya hanya berpatokan dengan anggaran pemerintah.
"Sekolah perlu melibatkan masyarakat dengan maksimalkan Komite sekolah kalau ada kerusakan kecil, bukan hanya urusan pemerintah," ujarnya, melansir dari ANTARA, Senin (27/6/2022).
Ia melanjutkan, jika perbaikan sarana prasarana sekolah tidak membutuhkan biaya besar. Sekolah bisa meminta bantuan orangtua peserta didik.
Namun, jika perbaikan sarana prasarana sekolah yang membutuhkan anggaran besar, maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) harus menangani.
"Bantuan Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu untuk mengatasi perbaikan sekolah skala kecil, Komite Sekolah bisa diajak bicara," ucapnya.
Ia juga berkomitmen mendukung dan memperjuangkan anggaran untuk pemeliharaan sarana prasarana pendidikan tersebut.
Ia menjelaskan, Disdikpora PPU, harus menyiapkan data yang lengkap dengan perkiraan biaya dan DPRD siap mendukung penganggarannya.
"Kami berikan dukungan bidang pendidikan, termasuk anggaran pemeliharaan sarana prasarana pendidikan atau fasilitas sekolah," tambahnya.
Baca Juga: Pemkab PPU Butuh Dana Insentif dari Pemerintah Pusat untuk Imbangi Pembangunan IKN Nusanatara
Ia mengatakan, legislatif akan mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Disdikpora untuk membahas seluruh sekolah yang mengalami kerusakan.
Besaran anggaran pemeliharaan sarana prasarana pendidikan yang ada sangat minim. Sedangkan, banyak bangunan sekolah di daerah berjuluk Benuo Taka itu mengalami kerusakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa
-
Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat
-
Gubernur Kaltim Pecat Ajudannya yang Arogan, Sampaikan Permintaan Maaf
-
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura