SuaraKaltim.id - Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal Balikpapan turut serta dalam kegiatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan yang melaksanakan kegiatan Uji Emisi Kendaraan Bermotor (Spot Check).
Kerjasama ini disebut sudah menjadi agenda tahunan antara DLH Kota Balikpapan dengan Pertamina.
Uji emisi ini juga bekerjasama dengan Satlantas Polresta Balikpapan, Dinas Perhubungan (Dishub), serta beberapa perusahaan otomotif dan perguruan tinggi. Kegiatan ini di laksanakan di 3 ruas jalan di Kota Balikpapan.
Untuk diketahui, uji emisi ini merupakan kegiatan di mana hasil pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor di dalam mesin serta di mesin pembakaran luar, dikeluarkan melalui sistem pembuangan.
Pada umumnya kegiatan itu berdampak negatif terhadap lingkungan. Sehingga, perlu diambil beberapa langkah untuk mengendalikan gas buang yang dihasilkan tersebut.
Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) melalui Program Langit Biru, sebagai salah satu instrumen pengukuran kinerja lingkungan, untuk kualitas udara dan merupakan bagian dari penilaian Adipura, melaksanakan Kegiatan Evaluasi Kualitas Udara Perkotaan (EKUP).
Lingkup kegiatan dalam EKUP ini antara lain meliputi uji emisi kendaraan bermotor (spot check), traffic counting, dan roadside monitoring.
Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan informasi tingkat kelulusan emisi kendaraan bahan bakar bensin dan solar dari kendaraan bermotor.
Untuk kota besar pada program Langit Biru, target kelulusan minimal adalah 2.000-2.500 kendaraan. Kegiatan uji dilaksanakan secara gratis, dan bukan razia oleh kepolisian serta bukti lulus atau tidak lulus uji yang akan diberikan langsung.
Baca Juga: Pernyataan Mengejutkan Mantan Presiden ACT Ahyudin Siap Berkorban dan Dikorbankan
Pelaksanaan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor (Spot Check) dilaksanakan dari pukul 08.00 – 16.00 WITA pada tanggal 5 – 7 Juli 2022 di lokasi halaman parkir Asrama Haji Embarkasi di ruas jalan Mulawarman, halaman parkir depot LPG Pertamina di Jl. Yos Sudarso dan halaman parkir kantor Telkom Divre VI di jl.MT Haryono dengan hasil uji dari total 2.335 kendaraan (gasoline 2.084 diesel 251) dengan rincian status uji emisi 2.269 lulus uji dan 66 tidak lulus uji.
La Imbo, Integrated Terminal Manager Balikpapan menyampaikan, pihaknya siap mendukung dalam upaya pengurangan gas emisi kendaran.
“Kami ingin turut serta dan mendukung program pemerintah terutama dalam upaya pengurangan gas emisi buang kendaraan bermotor, karena hal ini sesuai dengan program Pertamina -Langit Biru- yang punya tujuan yang hampir sama, yaitu mengurangi dampak emisi gas buang kendaraan agar menjadikan kualitas udara lebih baik”, ucapnya dalam wawancara ketika memonitor kegiatan yang dilaksanakan di Depot LPG Integrated Terminal Balikpapan, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (13/7/2022).
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui DLH Kota Balikpapan juga mengucapkan rasa terimakasihnya atas partisipasi seluruh stakeholder yang telang mendukung lancarnya kegiatan tersebut.
“Mari bekerja bersama kita wujudkan kualitas udara bersih dan sehat untuk kota Balikpapan Biru Langitku, Sehat Udaraku, Nyaman Kotaku” ungkap Nursyamsiarni selaku Sekretaris DLH Kota Balikpapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026