SuaraKaltim.id - Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai, Balikpapan mengalami kebocoran. Usia kontruksi yang cukup berumur menjadi penyebabnya.
Saat ini sedang dilakukan upaya perbaikan kebocoran pada bangunan reservoir. Termasuk pemasangan pintu air yang mesti menghentikan aliran air untuk sementara hingga pekerjaan selesai.
Di waktu yang sama juga adanya perbaikan unit produksi juga berlangsung di sekitar Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai Bahagia. Yaitu pengerjaan penyambungan pipa distribusi diameter 150 mm steel ke pipa diameter 300 mm HDPE.
Perbaikan tersebut rencananya dimulai pada Selasa (26/7/2022) malam dengan estimasi waktu perbaikan 1x24 jam. Sehingga, kegiatan tersebut membuat pelayanan distribusi air untuk sebagian warga Kota Balikpapan yang bersumber dari IPA Kampung Damai untuk sementara waktu akan terganggu.
Baca Juga: Pipa Gas di Dekat Stasiun Cawang Jalan MT Haryono Bocor, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Plt Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, M Khoirudin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas terganggunya pelayanan akibat adanya kegiatan ini.
Ia menghimbau kepada pelanggan untuk menampung air secukupnya, sesuai kebutuhan. Terutama untuk pelanggan yang jaraknya jauh dan elevasinya tinggi karena proses normalisasi aliran di jaringan pipa distribusi memerlukan waktu yang cukup lama.
"Apabila pekerjaan perbaikan tersebut selesai maka IPA Kampung Damai akan langsung beroperasi kembali untuk melayani pelanggan. Mohon doanya dari warga kita Balikpapan semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan sehingga pelayanan dapat segera dibuka dan normal kembali,” terang M Khoirudin, Senin (25/7/2022).
Adapun daerah pelayanan IPA Kampung Damai yang terganggu yaitu Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, sebagian Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat mulai dari Simpang Tiga Kampung Damai, Komp. Bank Duta, Perum. Pos & Giro, Komp. BDS, Komp. BDI, Komp. PLN Pikitring Ring-Road, Gg. Mex, Gg. Teratai, Gg. PLN, Gg. Sampurna, Gg. Orienz, Simpang Tiga Jl. MT.Haryono, Stalkuda, Gn. Bakaran, BPP Permai, Ps. Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Jl. Melati, Telogorejo, Jl. Bhayangkara, Cendrawasih, Jl. Dondang, Gn. Malang, Belakang Toko Utama, Gn. Malang Radar, Auri, Marbo, Jl. Siaga, Markoni Auto 2000, Gn. Guntur, Gn. Rambutan, Gn. Kawi, Kr. Rejo, Kp. Damai (Al Makmur), Komp.Telkom, Terminal Tangki PDAM, Jl. Agung Tunggal, Komp. BPP Baru, Jl. Beler, Dam, Muara Rapak, Kr. Anyar, Jl. Pandan Sari, Jl. Pandan Wangi, Kebun Sayur, Jl. Semoi, Kp. Baru Tengah, Jl. 21 Januari, Jl. Sepaku dan sekitarnya.
Kontributor: Arif Fadillah
Baca Juga: Perbaiki Sanitasi Lingkungan, FIFGroup Bangun IPAL di Kelurahan Lebak Bulus
Berita Terkait
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen