SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyebutkan kawasan ibu kota negara (IKN) Nusantara, yakni Kecamatan Sepaku masih tercatat sebagai daerah pemilihan (Dapil) legislatif Penajam Paser Utara (PPU) Pemilu 2024.
Untuk diketahui, sebagian wilayah Benuo Taka, yakni Kecamatan Sepaku ditetapkan sebagai kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara oleh Presiden Joko Widodo.
Kecamatan Sepaku menurut anggota KPU RI Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Parsadaan Harahap masih salah satu daerah pemilihan legislatif PPU. Namun, sifatnya hanya sementara.
Undang-undang (UU) IKN Nusantara tidak ada kepala daerah, sebab berbentuk Badan Otorita yang pimpinannya ditunjuk pemerintah pusat.
Baca Juga: Kearifan Lokal Desa di IKN Jadi Etalase Indonesia
Dengan demikian Pemilu 2024 tetap dilaksanakan sesuai peraturan atau UU yang ada menyangkut pemilihan umum.
"UU IKN tidak disebutkan secara rinci ikut laksanakan Pemilu atau tidak,” ujarnya, melansir dari ANTARA, Jumat (29/7/2022).
Ia menjelaskan, regulasi untuk IKN Nusantara berbeda dengan UU Daerah Otonomi Baru (DOB). Di mana secara rinci untuk melaksanakan pemilihan DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Presiden di atur di UU DOB.
Ia juga membeberkan soal alasannya pergi ke PPU. Tak lain untuk melihat langsung kesiapan menjelang penyelenggaraan Pemilu 2024.
"Kami ingin pastikan jajaran tingkat bawah siap selenggarakan tahapan pemilihan umum," jelasnya.
Baca Juga: Imbas IKN Nusantara, Daya Tampung Sekolah Tak Sebanding dengan Pendatang di Balikpapan
Ia menegaskan, KPU Kabupaten PPU dinilai telah siap menyelenggarakan tahapan Pemilu 2024, dari sisi fasilitas penunjang pemilihan umum juga sudah siap. Tim KPU RI diterima langsung ketua beserta anggota KPU PPU.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN
-
Cek Fakta: Gibran Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji, jadi Tidak Berdosa
-
Cek Fakta: Budi Arie Sebut Pemerintah Pakai Dana Haji Rp700 Triliun untuk IKN
-
Momen Lawas Gibran Panik Ditanya Anak SMK soal IKN Viral Lagi, Warganet: Jadi Trauma Diskusi?
-
Soal jika Ada Warga Korban Gusuran Proyek IKN Tak Sepakat Nilai Ganti Rugi, Begini Kata Pejabat OIKN
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen