SuaraKaltim.id - Beredar video aksi di media sosial yang merekam aksi sekelompok remaja mengeroyok pria di depan istri dan anak korban yang masih balita. Dalam keterangan video yang beredar, peristiwa pengeroyokan itu diduga dipicu karena para pelaku yang menggunakan sepeda motor tidak terima dengan bunyi klakson mobil yang ditumpangi korban.
Dalam video beredar, disebutkan jika sebelum melakukan pengeroyokan, para pelaku melakukan perusakan terhadap mobil yang mengangkut satu keluarga itu. Aksi pengeroyokan itu baru terjadi setelah sejumlah remaja yang mengenakan jersey sepak bola mengadang mobil tersebut.
Dilihat pada Kamis (18/8/202) dalam video yang diunggah ulang akun Instagram, @andreli_48, aksi pengeroyokan terjadi di daerah Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Selasa (16/8/2022) sore. Dalam video yang beredar, wanita berhijab yang menggendong balita menangis menjerit-jerit ketika suaminya dikeroyok para ABG tersebut secara membabi buta.
Tak hanya menggunakan tangan kosong, dalam video terlihat para remaja itu memukuli dengan menggunakan kayu dan menginjak-injak pria tersebut. Istri korban diduga ikut menjadi sasaran amuk sejumlah pelaku saat hendak meminta tolong agar suaminya tak lagi dianiaya. Balita yang digendong wanita itu pun terlihat dalam posisi tengkuranp di tanah di sebelah ibunya yang teriak histeris.
Beruntung ada sejumlah warga akhirnya melerai aksi pengeroyokan itu. Pria yang dikeroyok itu pun terlihat menggendong balitanya. Tampak balita itu terlihat hanya memeluk pria diduga ayahnya itu. Situasi dalam video itu terlihat masih tegang karena pria tersebut masih terlibat adu mulut dengan sejumlah remaja yang membekali dirinya dengan batu dan kayu.
Beredarnya video pria yang dikeroyok oleh sejumlah remaja di depan anak dan bayinya itu membuat netizen murka. Rata-rata netizen mendesak agar pelaku perusakan dan pengeroyokan terhadap sopir mobil tersebut bisa diproses secara hukum. Saking emosi setelah melihat penganiayaan yang dilakukan di depan anak-anak, netizen lainnya meminta agar kasus ini tidak diselesaikan secara kekeluarga. Sebab, tindakan para ABG itu dianggap brutal saat menganiaya pria di depan istri dan anaknya itu.
Netizen yang lain juga mempertanyakan klakson mobil yang menjadi pemicu aksi beringas para ABG yag dalam video mengenakan seragam sepak bola berwarna kuning tersebut.
"Kudu dipenjara jangan pake damai," tulis akun @sur****.
"Ga mau di klakson yah di rumah aja jangan keluar ke jalan," kata akun @dwi****.
"Pada knapa sih orang-orang Diklakson aja bisa emosi segitunya. Nanti klo ditangkep jangan pada sok ayam sayur yah, yang gagah kayak pas di video ini," timpal akun @yuk****.
"Ga usah pake acara kekeluargaan…! Karena dia mukul ga mikir keluarga," kata akun @teg****.
"Biasanya ngobrol di jalan antar motor, di klakson bukan minggir malah marah," tulis akun @ade****.
"Hilang adab...orang-orang makin jauh dari agama," kata akun @ali***.
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru