SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memberikan kelonggaran dalam mengurus syarat mendapatkan kartu fuel card.
Kemudahan itu, untuk mengakomodir para sopir truk yang kesulitan mengurus surat KIR yang dinilai memberatkan. Apalagi, ditengah pandemi Covid-19 saat ini.
Kasi Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Welly Sakius mengatakan, bagi supir yang belum mengantongi surat KIR diberikan kesempatan untuk memiliki fuel card.
Akan tetapi, mereka diwajibkan untuk mengisi surat pernyataan. Surat ini hanya berlaku hingga akhir tahun ini.
Saat ini tercatat yang sudah mendaftar dan memiliki fuel card ada sekira 800 orang. Lebih dari 50 persen di antaranya hanya menggunakan surat pernyataan.
"Agar bisa mendapatkan fuel card harus membuat surat peryataan. Sampai akhir tahun batasnya," katanya saat dikonfirmasi, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (23/8/2022).
Dilanjutkan olehnya, jika sopir tidak mengurus KIR hingga akhir tahun nanti, maka kartu secara otomatis akan terblokir. Ia menegaskan, konsekuensinya sudah jelas. Karena dispensasi itu hanya berlaku sementara.
Untuk itu ia meminta agar para pemilik truk mulai saat ini sudah harus mempertimbangkan agar memenuhi syarat lolos uji KIR. Salah satu syarat yang banyak tidak terpenuhi adalah ketidaksesuaian ukuran bak truk.
"Mereka tetap wajib memiliki KIR. Jadi, ini hanya dispensasi sementara," sambungnya.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Pria di KM 24 Poros Bontang-Samarinda Jualan Togel Online
Disinggung soal antrean tetap mengular. Dishub mengklaim kebijakan fuel card memotong durasi antrean. Karena di dalam kartu itu tertera batas pengisian maksimal.
Misalnya khusus kendaraan pribadi roda 4 maksimal mengisi 40 liter per hari.
Sementara untuk angkutan umum/barang roda 4 maksimal 80 liter per hari. Khusus yang kendaraan angkutan umum, angkutan orang atau angkutan barang roda 6 atau lebih dari pengisian maksimal 150 liter per hari.
"Kami akan coba untuk pelayanan SPBU untuk BBM solar subsidi bisa dibeli sejak pagi hari. Cuman itu nanti kalau semua sudah menggunakaan kebijakan fuel card," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Potret Pria Berwajah Mirip Gus Samsudin di Kabin Truk Bikin Geger, Warganet: Diam Tersingkir, Bergerak Jadi Sopir
-
Setelah 3 Hari Dirawat, Wali Kota Bontang Basri Rase Akhirnya Keluar dari Rumah Sakit
-
Skuad Lama Bukan Polisi, Apalagi Brimob? Ternyata Pembantu Sekaligus Sopir Putri Candrawathi, Benarkah ?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut