SuaraKaltim.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) merilis jadwal keberangkatan KM Binaiya tujuan Bontang ke Sulawesi Selatan (Sulsel) pada September 2022 mendatang.
Berdasarkan data yang terlampir, ada 4 kali keberangkatan khusus penumpang dari Kota Bontang. Di antaranya, pada (3/9/2022) KM Binaiya dengan tujuan Bontang - Awerange.
Kedua, jadwal keberangkatan dua hari setelahnya yaitu (5/9/2022) dengan tujuan yang sama hanya saja dengan rute panjang. Dari Bontang Bersandar dari Awerange berlanjut ke Makassar, kemudian Labuan Bajo, Bima, Benoa, dan Waingapu.
Jadwal ketiga, KM Binaiya melayani keberangkatan pada (17/9/2022). Jadwal terakhir PT Pelni mencatat pada (19/9/2022) mendatang.
Koordinator PT Pelni Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, syarat penumpang untuk menaiki KM Binaiya mengikuti aturan terbaru.
Di mana, selain penumpang yang belum menerima vaksin booster harus menyertakan hasil Swab PCR tiga hari sebelum berangkat.
"Aturan jelas menggunakan yang terbaru. Kita akan periksa kelengkapan penumpang saat sebelum masuk ke kapal," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (26/8/2022).
Masyarakat bisa membeli tiket melalui online, atau jasa penjualan langsung di Pelabuhan Lok Tuan.
Sementara PT Pelni masih belum mengeluarkan jadwal keberangkatan khusus KM Egon dengan tujuan Bontang ke Pare-pare.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Keberangkatan KM Binaiya Pada Agustus Nanti
Karena KM Egon baru saja menyelesaikan proses docking. Biasanya setelah masa perawatan KM Egon terlebih dahulu melakukan uji coba lepas layar.
"KM Egon belum keluar jadwalnya. Jadi berharap secepatnya bisa segera. Saat ini Sea Trial akan dilakukan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis